RAGAM

Kehilangan Uang Tunsus, Herminus Halek Mengadu ke DPRD Belu dan OJK

ATAMBUA, Kilastimor.com-Herminus Halek, guru pada SMPN Kimbana, Tasifeto Barat, Kabupaten Belu mengadu kasus uang tunjangan khusus (tunsus) yang raib di rekening Bank BRI Cabang Atambua ke DPRD Belu.

Pengaduan tersebut langsung diterima oleh Wakil Ketua DPRD I, Benedictus Halle, Wakil Ketua II Junior Manek serta beberapa anggota dewan yakni, Rudi Bouk, Donatus Lau, Melky Lelo dan Manuel Do Carmo, Jumat (14/8/2015) di ruang kerja Wakil Ketua I.

Herminus Halek ketika mengadi di DPRD Belu

Herminus Halek ketika mengadi di DPRD Belu

Disaksikan media ini, Herminus Halek menyerahkan surat pengaduan dan kronologis permasalahan tentang uang tunsus yang masuk ke rekeningnya di Bank BRI Cabang Atambua.
Selesai membaca laporan pengaduan itu, Benedictus Halle menyampaikan akan mengambil langkah untuk memanggil pihak Bank BRI Cabang Atambua. “Ini proses kerjanya bank, kita akan panggil pimpinan bank untuk jelaskan kronologis ini,” ujar dia.

Dikatakan, dalam laporan sudah jelas uangnya masuk ke rekening. Harusnya pemilik rekening yang tarik uang itu, tidak mungkin orang lain. Oleh karena itu kita perlu penjelasan orang bank.
“Ini bukti yang luar biasa. Ini bukti sudah masuk tapi ko pemilik rekening tidak ada pencairan dana. Kalau beginikan nasabah tidak aman dan sangat sangat meresahkan,” ucap dia.

Disinyalir masih ada kasus-kasus lain yang sama, karena itu dirinya meminta agar menghubungi guru-guru lain yang mengalami nasib serupa, sehingga bisa mengungkap persoalan dana tunsus selama ini. Dewan menjamin berada di belakang para guru penerima tunsus demi mengungkap sesuatu yang salah.

“Ini buktinya ada. Kita siap dibelakang dan dukung untuk ungkap kasusnya. Ini harus diperjuangan. Guru jangan takut dan harus kumpul data terkait tunsus. Kalau takut sampai kapan tidak akan selesai persoalannya,” tegas dia.

Lanjut Halle, kasus ini akan diangkat dalam sidang paripurna pada tanggal 27 Agustus mendatang setelah selesai reses. “Agendanya tanggal 27 Agustus mendatang kita gelar rapat untuk memanggil Pimpinan BRI,” jelas dia.

Sementara itu jelas Herminus Halek, selain pengaduan di DPRD Belu, dirinya juga melaporkan pengaduan ke pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Kupang. Bahkan laporan juga dilayangkan ke Pimpinan Lembaga Jasa Keuangan.

“Itu hak saya, karena itu saya mau minta kejelasannya. Selain pengaduan ke pihak DPR, OJK dan LJK saya juga akan laporkan ke pihak Kejari Atambua,” kata Halek. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top