RAGAM

Kekeringan, Petani di Belu Gagal Tanam

ATAMBUA, Kilastimor.com-Puluhan petani di Desa Bauho, Kecamatan TasTim, Kabupaten Belu, Timor Barat, NTT, terancam gagal tanam di musim tanam kedua.

Berdasarkan pantauan media, nampak puluhan hektare pematang sawah milik petani setempat yang telah digarap (dibalik-red) menggunakan traktor, tidak ditanami anakan padi dan hanya terlihat ternak warga berkeliaran.

Inilah lahan sawah warga Belu yang gagal tanam.

Inilah lahan sawah warga Belu yang gagal tanam.

Tak hanya itu, bibit padi yang disemaikan oleh petani sudah tumbuh dan siap akan ditanam. Namun anakan padi di beberapa pematang itu telah mati, karena debit air yang makin sedikit akibat kekeringan.

Kepala Desa Bauho, Edmundus Yakobus Manek yang dihubungi, Rabu (12/8/2015) terkait hal itu membenarkan para petani di wilayah Bauho terancam gagal tanam pada musim tanam kedua.

“Benar, petani di desa Bauho terancam gagal tanam di musim tanam kedua dan kurang lebih ada sekitar dua puluhan hektare sawah milik petani,” ujar dia.

Jelas Manek, terancam gagal tanam musim kedua dikarenakan kekeringan yang melanda, sehingga mengakibatkan debit air yang mengairi persawahan mengurang.
“Debit air yang mengairi sawah sangat kecil, bahkan sebagian saluran air telah kering,” kata dia.

Meskipun sebagian lahan gagal tanam, pihaknya tetap berupaya dan mengkondisikan lahan milik sebagian petani tetap melakukan tanam musim kedua. “Kita kondisikan, lahan yang masih ada airnya tetap menanam. Sedangkan lahan yang kering kita tidak tanam, karena airnya mulai mengering,” ucap Manek. (yan)

Baca Juga :   2020, RSUPP Betun Adakan Peralatan Kesehatan Mata
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top