RAGAM

Sisa Dana Hibah Pilkada TTU Harus Disetor ke Kas Daerah

JAKARTA, Kilastimor.com-Pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), secara resmi telah dihentikan beberapa pekan lalu. Dengan penghentian tahapan pilkada tersebut, maka dihentikan pula penggunaan dan penyerapan dana Pilkada, yang telah dihibahkan sebelumnya, oleh Pemerintah Kabupaten TTU.

Ferry Kurnia Rizkiyansyah

Ferry Kurnia Rizkiyansyah

Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, yang dihubungi media ini melalui telepon selularnya mengatakan, tahapan pilkada TTU telah dihentikan, pasca perpanjangan pendaftaran tahap kedua, yang hanya terdapat satu pasangan calon.

“Karena hanya satu pasangan calon, tahapan Pilkada TTU selanjutnya dihentikan dan nanti akan dimulai lagi pada Pilkada serentak 2017 mendatang,” ujarnya. Dengan dihentikannya pelaksanaan tahapan pilkada, maka dihentikan juga penggunaan dana pilkada. “Dana yang ada juga tidak boleh dipakai lagi. Dana itu hanya dipakai hingga tahapan pendaftaran,” sebutnya.

Sisa dana hibah Pilkada paparnya, harus disetor kembali ke kas daerah. “Ya, KPU TTU harus setor kembali ke kas daerah. Kita tidak ingin ada masalah hukum ke depan,” ungkapn Ferry, sapaan akrabnya. Pihaknya tambah dia, sudah meminta pihak KPU dan Sekretariat KPU di TTU maupun tiga daerah lainnya, untuk tidak lagi menggunakan anggaran Pilkada pasca dihentikan tahapan pilkada. “Kita inginkan yang terbaik. Jadi semua sisa dana Pilkada harus disetor ke kas daerah, sehingga tidak jadi temuan nanti,” pungkasnya. (fed)

Baca Juga :   PAD Kabupaten Malaka Masih Andalkan Pajak Bumi dan Bangunan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top