RAGAM

Telekonferensi dengan Presiden Batal, Warga Silawan Kecewa

ATAMBUA, Kilastimor.com-Rencana telekonfrensi Presiden RI, Joko Widodo dengan warga perbatasan di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Timor Barat, NTT, batal digelar.
Kepala Desa Silawan, Ferdinand Mones menyampaikan hal itu kepada media ini usai perayaan HUT ke-70, RI di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, Senin (17/8/2015).

Inilah ipacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke-70, RI, di Silawan, yang dipimpin Danrem 161/WS, tadi pagi

Inilah ipacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke-70, RI, di Silawan, yang dipimpin Danrem 161/WS, tadi pagi

Jelas Mones, persiapan seluruh perlengkapan alat untuk telekonfrensi di desa telah siap. Akan tetapi rencana yang dijadwalkan hari ini tidak jadi dilaksanakan. “Semua sudah siap, tapi telekonfrensinya batal digelar. Kami juga tidak tahu kenapa batal. Kami cukup kecewa karena tidak berdialog dengan presiden,” ujar dia.

Dikatakan, sampai saat ini dirinya belum mendapat konfirmasi lanjut terkait batalnya telekonfrensi antara Presiden dengan warga di perbatasan Silawan. “Kami belum dapat konfirmasi lebih lanjut kapan akan digelar telekonfrensi,” ucap dia.

Rencana telekonfrensi Presiden RI dengan warga perbatasan Indonesia di Silawan sedianya akan digelar pada puncak HUT ke-70, RI, yang akan berlangsung di Kantor Desa Silawan. Seluruh perlengkapan peralatannya sudah disiapkan sejak beberapa waktu lalu. Namun perlengkapan tersebut telah diangkut kembali karena telekonfrensi batal digelar. (yan)

Baca Juga :   Danramil: Pelayanan SIM Keliling Sangat Membantu Warga Malaka
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top