RAGAM

400-an Warga Malaka Tengah Tidak Bisa Didata

.BETUN, Kilastimor.com-Sebanyak kurang lebih 400 san warga Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka tidak bisa didata dan dimasukkan dalam DPS karena tidak memiliki identitas kependudukan di Malaka Tengah, walau tinggalnya sudah lebih dari waktu enam bulan.

Ilustrasi KTP-e

Ilustrasi KTP-e

Dari jumlah itu, ditemui banyak yang berstatus sebagai PNS, pindahan dari Kabupaten Belu atau warga lain dari luar Malaka yang tinggal di kost-kosan. Hal itu disampaikan Ketua Komisioner KPU Provinsi NTT, Maryanti H.Luturmas-Adoe kepada wartawan di Betun siang tadi.

“Bagi warga pendatang yang sudah berdomisili di Malaka lebih dari 6 bulan, bisa mengurus dokumen kependudukannya supaya bisa dicatat sebagai peserta pemilih oleh PPS. Kalau mereka tidak memiliki dokumen kependudukan di Malaka maka tidak bisa didaftarkan sebagai peserta pemilih di Malaka. Mereka masih punya waktu satu bulan untuk mengurus dokumen kependudukan berupa surat pindah ke Malaka,” ujarnya.

“Walau orang tersebut berstatus sebagai PNS di Malaka, tetapi masih memiliki dokumen kependudukan di luar Malaka, maka tidak bisa didaftarkan sebagai calon pemilih di Malaka. Tidak boleh satu orang memiliki dua identitas kependudukan di dua tempat yang berbeda. Kalau mau ikut pilih di Malaka silahkan urus surat pindah ke Malaka dan daftarkan diri di PPS setempat . Waktunya hanya dalam bulan ini sebelum penetapan DPT oleh KPU,” tandasnya. (oni)

Baca Juga :   Amanat PP 18 Tahun 2016, 144 Jabatan di Lingkup Pemkot Hilang
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top