RAGAM

Jangan Ada Penolakan Terhadap Lulusan Universitas PGRI Kupang. Ijazah Mereka Tetap Diakui

JAKARTA, Kilastimor.com-Menteri Riset dan Teknologi serta Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M. Nasir, ketika diminta
penegasannya soal ijazah lulus Universitas PGRI Kupang mengatakan, ijazah lulusan universitas tersebut tetap diakui. Jika diperlukan adanya perbaikan, maka akan diperbaiki nanti. “Sejauh ini ijazah lulusan Universitas PGRI Kupang tetap diakui,” paparnya ketika ditanyai koran ini tentang penolakan lulusan Universitas PGRI Kupang, baik oleh lembaga negeri maupun swasta di NTT.

Jefirston R. Riwu Kore

Jefirston R. Riwu Kore

Menteri M. Nasir disela-sela Raker Kementerian Ristekdikti dengan Komisi X, DPR RI, Selasa kemarin melanjutkan, ijazah lulusan universitas tersebut tetap diakui, dan nantinya akan dilakukan perubahan dan perbaikan. “Saat ini kita dari Kemenristekdikti tetap akui. Karena itu, tidak perlu ditolak oleh lembaga pemerintah maupun swasta,” tegasnya.

Menyoal penyelesaian kisruh Yayasan dan Rektorat Universitas tersebut, dia mengatakan, pihaknya sudah memanggil pihak Rektorat dan Yayasan serta Kopertis Denpasar, untuk mendapatkan klarifikasi. Dalam waktu dekat akan segera diselesaikan. “Harusnya kedua pihak punya niat baik untuk menyelesaikan masalah ini. Tapi karena belum nanti kita akan ambil langkah tegas,” ujarnya.

Dia melanjutkan, bila kisruh Yayasan PGRI dan Rektorat Universitas PGRI tidak diselesaikan, pihaknya akan tetap memblokir pangkalan data universitas tersebut, sehingga tidak bisa melakukan proses rekruitmen mahasiswa baru.

Sebelumnya, Anggota DPR RI, Jefirston R. Riwu Kore meminta Menristekdikti dan Dirjen Pendidikan Tinggi segera menyelesaikan kisruh Universitas PGRI Kupang. Pasalnya, hingga kini lulusan universitas tersebut tidak diterima dan ditolak oleh berbagai lembaga baik negeri maupun swasta di NTT, akibat keabsahan ijazah maupun yayasan dan rektorat.
Lebih dari itu, banyak juga jebolan universitas tersebut diberhentikan akibat ijazah yang dianggap tidak sah.

Baca Juga :   Dipantau Imigrasi Atambua, Ini Aktivitas Bule Belgia Bersama Istrinya di Malaka

Dikatakan, melihat kondisi itu, Menristekdikti harus segera mengakhiri kisruh Universitas PGRI, agar tidak berlanjut hal tersebut. Pasalnya, jika kondisi ini terus dibiarkan, maka akan merugikan ribuan lulusan universitas itu.

Politisi Partai Demokrat itu meminta Menristekdikti dan jajarannya, untuk segera memutuskan kepengurusan yayasan dan
rektorat Universitas PGRI, sebagai tindaklanjuti hasil raker sebelumnya. (fed)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top