EKONOMI

Jelang Penerapan Pajak Online, Pemkot akan Gelar Rapat Bersama Pemilik Hotel dan Retoran

KUPANG, Kilastimor.com-Pemerintah Kota Kupang melalui Dispenda Kota Kupang akan menerapkan sistem pajak online. Untuk memuluskan rencana itu, awal Oktober nanti akan dilakukan pertemuan bersama pemilik hotel dan restoran di Kota Kupang.
Pertemuan dimaksud untuk membicarakan soal rencana pemerintah melakukan pemasangan alat dan sistim pembayaran pajak hotel dan restoran secara online.

Yohanis Hanli Hidayat

Yohanis Hanli Hidayat

Pelaksana Harian Dinas Pendapatan Daerah ( Dispenda), Yohanes Hanli Hidayat yang ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (28/9/2015) mengatakan, sistim online (Teping Met) sudah ada tinggal dipasang. Saat ini masih uji coba.

“Untuk saat alat yang dimiliki baru dua, dan diperubahan telah diusulkan lima, sehingga jumlahnya akan tujuh. Kita rapat dengan pemilik hotel dan restoran, untuk bicarakan hotel dan restoran mana yang mau dipasang sistim ini,” tuturnya.

Dia mengatakan, secara data jumlah hotel dan restoran yang ada saat ini cukup banyak. Untuk hotel bintang empat ada satu buah, bintang tiga empat, bintang lima ada lima dan hotel bintang dua ada lima, serta hotel melati ada 66 . Sementara untuk restoran, sebanyak 41 unit.

Ia menuturkan, sesuai laporan Dispenda, hingga 31 Juli 2015, realisasi pajak retoran sudah mencapai 98,97 persen dari target murni Rp 4 milliar lebih. Sementara dalam diperubahan pemerintah hanya menambahkan Rp 140 juta. Untuk itu, dengan kenaikan tersebut dinilai kecil, maka Banggar minta naikkan Rp 120 juta sehingga menjadi Rp 260 juta.
Sedangkan untuk pajak hotel per 31 Juli 2015 menjadi 65,10 persen dengan target Rp 5 milliar lebih, dan di perubahan pemerintah hanya menambah Rp 380 juta. Banggar tambanya, meminta dinaikan menjadi Rp 610 juta sehingga menjadi Rp 990 juta. (rif)

Baca Juga :   185 Peserta Ikut Tes Tertulis PPK dan 60 Peserta yang Lolos Bakal Jalani Tes Wawancara
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top