POLITIK

Panwaslu Malaka Akui Ada Pelanggaran Kampanye

BETUN, Kilastimor.com-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Malaka mengakui, kalau selama proses pelaksanaan kampanye masih ada pelanggaran yang dibuat tim paslon saat berkampanye. Pelanggaran itu antara lain, pengerahan massa dengan melibatkan anak dibawah umur, dan mobilisasi massa lintas zona kampanye yang ditetapkan.
Untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama masa kampanye, diharapkan masyarakat dan tim kerja masing-masing paslon melaporkan kepada panwaslu dengan informasi dan data yang akurat, supaya dilakukan pencegahan dan penanganan lebih dini, guna menjaga kualitas pelaksanaan pilkada Malaka.
Hal itu dsampaikan Ketua Panwaslu Malaka, Gaspar Seran kepada wartawan usai rapat koordinasi bersama KPU dan ketiga tim paslon di Kantor KPU Malaka siang tadi.

Gaspar Seran

Gaspar Seran

“Kita akui bahwa dalam pelaksanaan kampanye masih ditemukan pelanggaran-pelanggaran oleh tim kerja paslon, dimana masih memobilisasi massa dari anak dibawah umur untuk mengikuti kampanye. Kami dapat informasi dan kejadian itu di Kobalima belum lama ini. Setelah mendapatkan laporan masyarakat panwaslu segera turun dan menemukan pelanggaran itu. Panwaslu langsung menegur dan membubarkan anak-anak dibawah umur untuk tidak mengikuti kegiatan kampanye,” paparnya.

“Kita juga menemukan ada mobilisasi massa dari satu zona kampanye ke zona yang lain, dan tadi ada tim paslon yang mengakui hal itu dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi,” terangnya.

Terkait keterlibatan PNS dan pemanfaatan kendaraan dinas milik pemerintah untuk berkampanye, katanya, pihaknya sering mendapatkan laporan masyarakat, namun masih sulit dalam pembuktian. Diharapkan masyarakat berani melaporkan kepada Panwaslu terkait pelanggaran -pelanggaran itu dengan menyampaikan bukti-bukti foto atau rekaman pelanggaran dimaksud, agar ditindaklanjuti. Panwaslu sudah komit menegakkan aturan itu dan bila ada pelanggaran supaya masyarakat memberikan laporan dilengkapi bukti penunjang seperti foto dan rekaman, supaya memiliki kekuatan hukum untuk diproses lebih lanjut. (oni)

Baca Juga :   Deklarasi Antero Gemparkan Kota Reinha. Anton Doni: Kita akan Buat Lompatan di Flores Timur
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top