HUKUM & KRIMINAL

Polisi Kantongi Calon Tersangka Dugaan Korupsi SMKN Kobalima

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kapolres Belu, AKBP Raja Sinambela mengatakan, penyidik telah mengantongi calon tersangka dugaan kasus korupsi dana pengembangan SMK Unggul, pada SMKN Raihenek, Kecamatan Kobalima.
“Sementara ini baru satu calon tersangka yang akan kita tetapkan,” ujar Raja saat ditemui media, Rabu (16/9/2015).

Kapolres Belu, AKBP Raja Sinambela

Kapolres Belu, AKBP Raja Sinambela

Kendati demikian, menurut Raja nama calon tersangka dugaan kasus korupsi belum bisa disampaikan pada publik. “Untuk pertamanya ini, baru satu orang yang kantongi. Namun nama calon tersangka belum bisa kita sebutkan,” sebut dia.

Jelas dia, calon tersangka yang dimaksud itu tidak lain adalah orang yang diduga kuat mengkorupsi uang proyek. Tersangka itu merupakan orang yang bertanggungjawab atas proyek dana pengembangan SMK unggul pada SMKN Raihenek di Kobalima.

Dijelaskan, proyek tersebut merupakan program tahun 2012, dengan nilai anggarannya senilai Rp 4,9 miliar. Sebelumnya tim dari Politeknik Negeri Kupang telah melakukan perhitungan kerugian negara, namun belum bisa diketahui jumlah kerugiannya.

Nanti ada auditor dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTT, yang akan turun ke lokasi untuk cek kondisi fisik SMKN Raihenek. “Sementara ini kita masih pulbaket. Setelah tahu hasilnya kita padukan dengan perhitungan BPKP NTT, kemudian di ekspose. Kita lanjut lidik dengan mengumpulkan maksimal dua barang bukti untuk kemudian tetapkan tersangkanya,” terang Raja.

Untuk diketahui, proyek dana pengembangan SMK unggul pada SMKN Raihenek, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Timor Barat, wilayah perbatasan RI-RDTL itu tahun 2014 dengan anggarannya senilai Rp 4,9 miliar. Polisi sudah memeriksa mantan kepala sekolah, BM yang kini menjadi anggota DPRD Malaka, termasuk enam saksi lainnya. (yan)

Baca Juga :   Jenderal Ganip: Jangan Lukai Hati Rakyat di Perbatasan RI/RDTL
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top