HUKUM & KRIMINAL

Senin Besok, Bupati TTS akan Dilaporkan ke Polda NTT

Lebih jauh dia menjelaskan, sikap Bupati TTS yang tidak mengeksekusi keputusan lebih tinggi, membuktikan telah terjadi abuse of power atau penyalahgunaan wewenang, kemudian melanggar HAM dan merampas hak dan kemerdekaan dua pensiunan PNS tersebut.
“Bayangkan saja, semua keputusan Bapeg, BKN, KemenPAN-RB tidak dihiraukan bupati. Padahal itu merupakan keputusan final. Ini membuktikan adanya penyalahgunaan wewenang. Lebih naas lagi, kedua PNS TTS itu, sejak 2011 tidak menerima pensiunan akibat SK Bupati TTS yang belum dicabut itu. Kita sangat bersimpati terhadap pak Natan Banunaek dan Pak Okto Nenabu,” tuturnya.

Menyoal pernyataan Bupati TTS yang menjelaskan bahwa kedua pensiunan PNS yang sendiri mengurus surat pensiun, dia menegaskan, ini membuktikan kepanikan dari Bupati TTS. Tidak saja itu, pernyataan Bupati TTS merupakan bentuk pembohongan publik, karena berada dalam posisi yang salah.

Untuk diketahui, Perjuangan Jonthan Banunaek dan Oktovianus Nenabu sangat panjang. Setelah mengantongi sejumlah SK pembatalan SK Bupati TTS, keduanya juga belum dipulihkan posisinya dan mendapatkan hak-haknya sebagai pensiunan PNS selama empat tahun lebih.
Karena kecewa, keduanya melaporkan kasus itu kepada Staf Khusus Wapres RI, Bidang Umum, Alwi Hamu, Rabu lalu. (fed)

Baca Juga :   Ini Alasan David Boymau Sesumbar Lawan Kotak Kosong di Pilkada TTS

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top