HUKUM & KRIMINAL

Theo Manek: Ose Beti Cs Harus Diproses Hukum, Terkait Pengrusakan Tronton

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pengrusakan truk tronton DH 8541 AE, milik Theodorus Manek, yang diduga didalangi oleh Ose Beti Cs di Aihun, Kecamatan Nanaek Dubesi, Kabupaten Belu, berbuntut panjang.
Theo Manek sapaan akrab Theodorus Manek meminta Polres Belu, segera harus memproses hingga tuntas kasus pengrusakan yang terjadi Senin (21/9) malam lalu tersebut.

Kapolres Belu, AKBP Raja Sinambela

Kapolres Belu, AKBP Raja Sinambela

“Saya minta dalang pengrusakan tronton milik saya harus diproses hingga tuntas. Ini merupakan tindak pidana kriminal. Ose Beti Cs yang diduga menjadi dalang pengrusakan itu, harus ditindak sesuai aturan hukum yang ada,” timpalnya.

Dia mengemukakan, pristiwa pengrusakan itu terjadi pada Senin malam lalu, ketika tronton yang dikemudikan Yohanes Metak, kembali dari Nanaet, usai menurunkan pasir.

Setibanya di Aihun, truk dihadang sejumlah orang katanya ada kecelakaan lalulintas, dimana tronton tersebut menggilas pemotor. Namun oleh sopir yang ditemani Selus dan kondektur Jery mengatakan, selama turun tidak ada pemotor yang mendahului pihaknya ataupun mengikuti pihaknya. “Ketegangan sempat terjadi. Namun sopir dan teman kemudian meneruskan perjalanan ke Halilulik,” papar pemilik toko Cahaya Murni itu.

Sesampainya di Koramil Halilulik, ternyata massa sudah menunggu, dan mulai anarkis. Sopir kemudian membawa tronton ke Polsek. Disana, massa bentindak brutal dengan merusak tronton tersebut di Polsek Halilulik. Karena tidak kondusif, polisi mengamankan sopir dan temannya ke Polres Belu.

Baca Juga :   SBS-DA Pastikan Bangun Sumur untuk Lancarkan Usaha Pertanian Masyarakat

Tronton miliknya kata Theo Manek, hancur semuanya, mulai dari kacam depan, samping kiri dan kanan, bodi seluruhnya termasuk rodanya rusak berat.

Lebih jauh dia menjelaskan, saat ini sudah diketahui, kalau tidak ada lakalantas yang terjadi, dan memang ada pemotor jatuh, tapi bukan karena ditabrak atau menabrak. Pemotor itu jatuh karena dibawa pengaruh miras.

Disebutkan, ada pihak-pihak yang menelpon dirinya untuk tidak memproses hukum kasus pengrusakan tersebut. Namun dirinya memilih agar kasus itu dituntaskan dan pelaku ditangkap. “Ini sangat anarkis dan merugikan saya. Saya minta proses sampe tuntas,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Belu, AKBP Raja Sinambel mengatakan, kasus itu akan dituntaskan dan penyidik tengah memeriksa para saksi, termasuk Ose Beti Cs. (fed)

Loading...
Loading...
To Top