HUKUM & KRIMINAL

Usai Sidang Perubahan Anggaran, DPRD Belu akan Tindaklanjuti Kasus Tunsus Guru dan Mantan Camat Raihat

ATAMBUA, Kilastimor.com-Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Belu, Benedictus Hale mengatakan pihaknya tidak akan tinggal diam soal kasus tunjangan khusus (tunsus) guru di Kabupaten Belu.
“Ini kasus serius yang dialami guru di wilayah Belu. Kami tidak akan tinggal diam,” tegas Hale kepada media ini, Sabtu (19/9/2015).

Benediktus Hale

Benediktus Hale

Menurut dia, setelah rapat perubahan anggaran, kami akan tindaklanjuti kasus tunsus yang dilaporkan oleh beberapa guru waktu lalu. Nantinya, kami akan melakukan koordinasi dengan beberapa pihak yang telah menerima pengaduan tunsus.

“Mau seperti apa hasilnya, kami tinggal dengar. Kami akan koordinasi dengan Jaksa sejauh mana penganannanya dan kita akan sama-sama kawal. Kalau terbukti ini mata rantai maka harus diputuskan,” ucap Hale.

Persoalan kasus tunsus Guru hampir semua sekolah di wilayah Belu mengalami hal yang sama. Selain Herminus Halek, banyak guru yang mengalami hal serupa. Oleh karena itu diminta para guru agar jangan takut untuk mengungkapkan kasusnya.

“Kuncinya ada di para guru dan itu harus diungkapkan, tentu harus memegang data sebagai bukti,” ujar Hale.

Ditegaskan lagi, para guru harus berani bicara, dan DPRD Belu selalu berada dibelakang dan mendukung para guru agar mengungkapkan kasus tunsus yang terjadi selama ini, demi suatu kebenaran. “Selesai rapat perubahan anggaran ini kita fokus kembali kasus tunsus guru,” kata dia.

Baca Juga :   Masyarakat Rinhat Apresiasi Rencana Pemekaran Kecamatan

“Selain itu, terkait kasus Camat Raihat kami belum puas dengan putusan sanksi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Setelah ini akan kita tindaklanjut dua kasus itu,” tambah Hale. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top