HUKUM & KRIMINAL

Yane Bone: Jawaban Pemerintah Dinilai Tidak Substansial, Terkait Mutasi Camat Raihat Karena Terlibat Politik Praktis

ATAMBUA, Kilastimor.com-Jawaban Pemerintah Kabupaten Belu atas pemandangan umum Fraksi-Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Belu, tentang masalah Camat Raihat, Mikael Kali Leon, mendapat tanggapan dari anggota Fraksi Partai Amanat Nasional.
Anggota DPRD dari Fraksi PAN, Maria Hilaria Bone, jawaban pemerintah terkesan tidak menghargai DPRD dan aturan. Dirinya sangat menyesal, karena jawaban Pemkab Belu yang melakukan mutasi Camat Raihat, seperti peribahasa anjing menggonggong kavila tetap berlalu.

Maria Hilaria Yanuaria Bone

Maria Hilaria Yanuaria Bone

“Jawaban mutasi Camat Raihat sangat disesalkan, karena tidak substansial dari apa yang dipersoalkan dan temuan itu. Seolah-olah jawaban pemerintah biasa-biasa saja,” ungkap Yane Bone, Selasa (15/9/2015).

Dikatakan, yang jelas Pemerintah Kabupaten Belu menunjukan keberpihakan terhadap salah satu paket Calon Bupati-Wakil Bupati Belu khususnya paket NKRI. “Apakah pergantian Camat Raihat, itu tindakan displin sesuai undang-undang atau mutasi biasa,” tanyanya.

Lebih lanjut anggota Fraksi PAN DPRD Belu itu mengemukakan, Camat Raihat, Mikael Kali Leon yang dimutasi sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belu, bukan sanksi karena mantan camat itu tetap esalon III dan mendapat jabatan.

“Seharusnya yang bersangkutan itu sesuai undang-undang dicopot dan nonjob dari jabatannya. Karena itu sesuai dengan tuntutan yang ada,” tandas Bone.

Terkait hal itu atas nama pribadi dirinya meminta agar keputusan Penjabat Bupati Belu soal mutasi Camat Raihat ditinjau kembali.

Sementara itu terkait rencana perayaan HUT ke-99 Kota Atambua, Yane Bone tegas menolak untuk diadakan kegiatan tersebut, tapi kalau untuk Festival Timoresia silakan dilaksanakan dan jangan dikaitkan dengan perayaan HUT Kota Atambua.

“Belum ada Kabupaten sudah ada ibu kota ya? kita harus berpatokan pada itu yang mana kabupaten Belu resmi dibentuk 1958. Saya menolak akan diadakan HUT itu dan perlu dikaji ulang dulu,” papar anggota DPRD tiga periode itu. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top