RAGAM

92 Rumah Warga Belu Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung

ATAMBUA, Kilastimor.com-Angin puting beliung sedang melanda wilayah Kabupaten Belu. Angin puting beliung yang terjadi Jumat (2/10) lalu, membuat sejumlah rumah milik warga rusak, misalnya di Desa Lamaksanulu dan Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Perbatasan Indonesia-Timor Leste. Akibat bencana tersebut, setidaknya ada 92 unit rumah milik warga mengalami rusak parah.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, Alfonsius Kehi kepada media ini, Jumat malam di Atambua.

BPBD

BPBD

Menurut Kehi, berdasarkan laporan dari Kepala Desa ke BNPB, terdapat 92 rumah rusak. Di Desa Lamaksanulu terdapat 13 unit rumah yang rusak, sedangkan di Desa Makir, terdapat 79 unit rumah ambruk. “Untuk sementara laporan yang masuk ke pos siaga kita, jumlah rumah rusak sebanyak 92 unit ,” ujar dia.

Kendati demikian, hasil laporan kerusakan sementara bisa bertambah, jika ada warga desa lain yang mengalami kerusakan. Oleh karena itu, dirinya telah mengutus staf BNPB ke lokasi kejadian, untuk melakukan identifikasi terhadap kerusakan rumah.
Lanjut Kehi, bencana puting beliung di di Desa Lamaksanulu dan Makir telah dilaporkan ke Penjabat Bupati Belu.

Terpisah, Penjabat Bupati Belu, Wilhelmus Foni mengatakan, dirinya telah menerima laporan bencana puting beliung di desa Lamaksanulu dan Makir. Pemkab Belu akan segera tindaklanjuti bencana tersebut. Dia berharap kepala desa dan camat di Belu, segera melaporkan bila ada warga yang tertimpa bencana puting beliung. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top