RAGAM

Anggota DPRD Malaka Minta Anggaran Perjalanan Dinas Dewan Dipangkas

BETUN, Kilastimor.com-Anggota DPRD Malaka, Hendrik Simu meminta agar anggaran perjalanan dinas anggota DPRD Malaka dipangkas, karena dinilai hanya menghamburkan uang rakyat. Hendrik juga meminta supaya pengadaan tambahan mobil operasional dewan didrop anggarannya, karena tidak produktif dan terkesan pemborosan keuangan negara.
Hal itu disampaikan Hendrik Simu saat Sidang Dewan II DPRD Malaka di Betun kemarin siang.

Donatus Bere

Donatus Bere

“Saya minta supaya anggaran perjalanan dinas dewan keluar daerah dipangkas saja, karena dalam prakteknya ada diskriminasi pelayanan antara anggota DPRD. Kenyataannya, hingga bulan 0ktober ini ada anggota DPRD yang melakukan perjalanan sebanyak 14 kali sementara lainnya baru melaksanakan sebanyak dua kali. Dari pada menimbulkan konflik dan kecemburuan antar anggota DPRD, sebaiknya anggaran itu dipangkas saja dan dialihkan kepada kegiatan lain yang lebih penting,” bilangnya.

“Kita usul konkrit supaya pengadaan mobil operasional untuk dewan di drop saja, karena mubasir dan tidak membawa banyak manfaat. Kita optimalkan saja mobil-mobil yang ada karena setiap pimpinan dewan di DPRD Malaka memiliki dua mobil dinas sehingga sebaiknya dioptimalkan mobil-mobil yang ada untuk kepentingan operasional,” bilangnya.

Penjabat Bupati Malaka, Donatus Bere mengatakan untuk memangkas anggaran itu adalah hak DPRD. Namun sebaiknya tidak usah didrop anggaran yang ada, tetapi perlu dirasionalkan sesuai item-item kegiatan yang ada. “PPAS 2016 merupakan gambaran global dan akan dibahas secara detail di tingkat komisi. Disana akan dilihat item-item anggaran yang ada dan kalau memang tidak dibutuhkan, silahkan didrop dan dialihkan anggaran ke pos pos lain yang lebih penting,” tandasnya. (oni)

Baca Juga :   Lagi, Mitan 5,6 Ton Diamankan Bea Cukai Saat akan Dibawa Masuk ke Timor Leste
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top