RAGAM

Bangun PLBN Mota’ain, Pembebasan Lahan Belum Tuntas

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pembebasan lahan untuk pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota’ain, Desa Silawan, Tastim, Kabupaten Belu, Timor Barat, perbatasan Indonesia-Timor Leste, belum tuntas.
Demikian hal itu diungkapkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Belu, Nantje FanggidaE dalam rakor agenda kunker Menteri Polhukam bersama rombongan, Rabu (28/10/2015) di ruang kerja Bupati Belu.

Wilhelmus Foni

Wilhelmus Foni

Dikatakan, sampai dengan detik ini kasus pembebasan lahan pembangunan PLBN Mota’ain belum selesai. Oleh sebab itu dirinya menyarankan dengan waktu yang tersisa bisa dimanfaatkan.

“Saran saya waktu yang tersiksa ini kita manfaatkan. Kalau bisa pembayaran ganti rugi segera dilakukan, sehingga tidak terjadi kasus,” ujar FanggidaE.

Senada, Kapolres Belu, AKBP Dewa Putu Gede Artha menyampaikan, pihaknya juga telah menerima laporan terkait pembebasan lahan di Silawan yang belum tuntas dan telah melakukan koordinasi dengan pemerintahan Desa.

“Kita perlu juga kesiapan masyarakat di Mota’ain, jangan sampai ada aksi unjuk rasa karena sebagian tanah belum tuntas. Ini yang perlu diantisipasi dan kerjasama sehingga cipta kondisi tidak terganggu saat kunjungan berlangsung,” harap Artha.

Sementara itu Kepala Desa Silawan, Ferdi Mones mengatakan, informasi dari pak Kapolres sudah kami tindaklanjuti dan telah memanggil masyarakat meraka. Dirinya juga telah menjelaskan soal kepengurusan administrasi ganti rugi di Pemkab.

“Kami sepakat tidak ada persoalan. Kami yakinkan hanya satu orang tapi kami sudah selesaikan,” sebut Mones.

Menanggapi hal itu, Penjabat Bupati Belu Wilhelmus Foni mengatakan, untuk pembangunan PLBN Pemkab Belu telah melakukan pembebasan lahan seluas 4 hektare dan sampai saat ini masih dalam proses. Sementara uang ganti rugi lahannya sudah ada dan sesuai informasi semua sedang dalam proses.

“Sebelum tanggal 2 November seluruh proses ganti ruginya telah selesai,” ucap Foni. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top