HUKUM & KRIMINAL

Kapolres Perintahkan Penyidik Lidik Kasus ULP Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sanggahan yang disampaikan Direktur CV. Sumber Cipta, Theodorus Manek terkait tender proyek embung di Makir berbuntut panjang. Kapolres Belu, AKBP Dewa Putra Gede Artha telah memerintahkan penyidik, untuk menyelidiki dugaan permainan yang dalam proses tender proyek.

 AKBP Dewa Putra Gede Artha

AKBP Dewa Putra Gede Artha

Kapolres kepada media ini mengatakan, dirinya telah menerima tembusan surat sanggahan dari Direktur CV. Sumber Cipta, terkait persoalan lelang proyek di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Belu. “Saya terima surat sanggahan terkait dia CV Sumber Cipta. Saya belum terima surat tentang batalnya atau gagal lelang proyek embung Makir,” akunya Kamis (29/10/2015).

Artha menegaska, terhadap persoalan yang ada, dirinya telah memerintahkan tim penyidik untuk segara melakukan penyelidikan kasus lelang proyek embung Makir.
“Walaupun sangahan, saya suruh lidik kasusnya, apakah ada permainan dalam pelelangan itu. Inikan belum kerja baru hanya tender,” ujar dia.

Ditegaskan, meski hanya menerima sanggahan, polisi proaktif karena proyek embung Makir ini sangat penting untuk kebutuhan masyarakat setempat. Mungkin Kasat Reskrim telah mengeluarkan surat panggilan.

“Intinya kita proaktif, sebab proyek ini sangat penting dan akan selalu mengawal terus biar prosesnya berjalan aman dan lancar,” kata Artha.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kepolisian telah memberikan surat panggilan terhadap Ketua Pokja ULP Belu, namun hingga kemarin belum memenuhi panggilan.

Baca Juga :   Ganti Pimpinan SKPD Berkinerja Buruk. Fraksi: Kalau Tidak DPRD TTS Gunakan Hak Angket

Untuk diketahui, proses pelelangan proyek pembangunan embung di Desa Makir Kecamatan Lamaknen yang diselenggarakan Pokja Jasa Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Belu bermasalah.
Proyek dengan pagu dana senilai Rp 1,179 miliar itu dinilai bermasalah, karena tanpa proses evaluasi telah dilakukan penetapan pemenang lelang pada, Jumat (9/10) lalu. Karena hal itu, Direktur CV. Sumber Cipta adu mulut dengan Kabag Pembangunan, Ansel Lopez. Kasus tersebut kemudian dilaporkan Direktur CV. Sumber Cipta, Theodorus Manek ke Polres Belu. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top