RAGAM

Kekeringan, Ternak Warga Renrua, Raimanuk Mati

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kekeringan tengah melanda wilayah Kabupaten Belu. Dampak kekeringan itu sendiri mulai dirasakan masyarakat. Selain sumber mata air yang mulai mengering, kekeringan juga mengakibatkan sejumlah ternak milik warga di Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, mati.
Demikian diungkapkan Kepala Desa Renrua, Florensius Fahik kepada media ini di Atambua, Jumat (9/10/2015).

Florensius Fahik

Florensius Fahik

Menurut Fahik, selama ini ternak warga hanya memakan rumput-rumput yang telah kering akibat cuaca panas. Penyebab matinya ternak seperti kerbau serta sapi karena ketiadaan pakan seperti rumput dan dedaunan hijau. Tidak menutup kemungkinan ternak lain terancam mati karena kondisi kekeringan yang membuat alam kian kritis.

“Berdasarkan laporan warga ada ternak yang mati dan saya belum buatkan laporannya sehingga belum mengetahui jelas berapa jumlah ternak warga yang mati,” ucap dia.

Diakuinya, dampak kekeringan juga mengakibatkan sejumlah sumber mata air di wilayah Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk mengering. Seperti sumber mata air Wearunak, Wemanete, Webaukoan, Wekakun, Webetun dan beberapa sumber air yang besar mulai mengering.

“Dari sembilan dusun, hanya dua dusun yang debit airnya mengecil, sementara di tujuh dusun telah kering. “Saat ini debitnya sangat kecil. Untuk dapatkan air bersih terpaksa warga harus mengambil di sumber mata air baru yang jaraknya kurang lebih satu sampai tiga kilo meter,” ujar Fahik.

Baca Juga :   Inilah Nama 81 Pejabat Pemkot Kupang yang Dilantik Wawali

Tambah Fahik, ditahun 2013 lalu Desa Renrua mendapat bantuan program sumur gali sebanyak 6 unit. Kedalaman sumur gali bervariasi dari yang 3 meter sampai 6 meter, tapi akibat kekeringan saat ini, sumurnya juga mengering.

Dia berharap ada perhatian Pemkab Belu, untuk mengatasi kekeringan yang terjadi, agar tidak menimbulkan korban yang lebih banyak lagi, baik ternak maupun manusia. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top