RAGAM

Lulusan K2 yang Ingin Pindah ke Malaka Diterima dengan Syarat. Ini Syaratnya

BETUN, Kilastimor.com-Lulusan K2 asal Malaka yang saat ini ditempatkan di Kabupaten Belu, akan diterima oleh Pemkab Malaka. Akan tetapi ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Persyaratan yang diminta adalah sudah menjadi PNS 100 persen, berijazah sarjana dan harus mengajukan pindah secara pribadi bukan kolektif.
Hal itu disampaikan penjabat Bupati Malaka, Donatus Bere saat menjawab pertanyaan beberapa anggota DPRD saat sidang II DPRD Malaka di Betun hari ini.

Donatus Bere

Donatus Bere

“Pemkab Malaka sudah bersikap untuk menerima pegawai lulusan K2 di Belu dengan memenuhi persyaratan diatas. Faktor pendidikan merupakan persyaratan mutlak yang tidak bisa ditawar, karena Malaka sudah berkomitmen untuk membangun SDM. Kita harus selektif karena lulusan K2 di Belu saat ini hampir 80 persen berijazah SMA, sehingga untuk menerima kembali mereka di Malaka, maka pemerintah harus berpikir dua kali bila kita berkomitmen untuk membangun SDM Malaka,” terangnya.

Kalau berijasah sarjanapun sebutnya, mereka harus mengajukan permohonan secara pribadi kepada Pemkab Malaka dan apabila daerah masih membutuhkan tenaga, maka bisa diterima untuk bekerja di Malaka. Kalau tenaganya belum dibutuhkan dan tidak sesuai kebutuhan daerah, maka mereka belum bisa diterima di Malaka.

“Kita kaget karena lulusan K2 asal Malaka 200 orang lebih, padahal setahu kita hanya seratus orang lebih. Silahkan Pemkab Belu memanfaatkan tenaga mereka, karena lulusan K2 itu hasil produk dari Belu. Satu saat kalau mereka minta pindah ke Malaka, tentu Pemkab Malaka akan selektif dan akan menerima mereka sesuai kebutuhan daerah,” tandasnya. (oni)
Percakapan Obrolan Berakhir

Baca Juga :   Satgas Pamtas dan PNTL Kolaborasi Jaga Perbatasan RI-RDTL
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top