RAGAM

Rancangan KUA PPAS 2016 Diterima DPRD Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2016, diterima DPRD Malaka menjadi KUA PPAS, dengan beberapa catatan.
Hal itu disampaikan dalam laporan Banggar DPRD Malaka, terhadap rancangan Kebijakan Umum APBD 2016 dan rancangan prioritas plafon anggaran sementara yang ditandatangani Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran yang dibacakan pelapor, Marieta Teti dihadapan sidang paripurna DPRD Malaka, Rabu kemarin.

Kabupaten Malaka

Kabupaten Malaka

“Beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai catatan dibidang pendapatan, Belanja dan Pembiayaan. Dalam rancangan KUA PPAS 2016, masih banyak sekolah-sekolah negeri yang belum dimasukkan supaya diakomodir dalam anggaran 2016. Perlu ada pertemuan antara penjabat bupati Malaka, anggota Banggar DPRD Malaka dan ULP, PPK dan Kuasa Pengguna Anggaran,” sebut Marieta.

Pemkab lanjutnya, harus segera melengkapi penjabaran sebaran program TA 2015, dengan dilengkapi SPK dan tanggal berakhirnya. Agar setiap proyek harus dicantumkan papan proyek. Anggota DPRD Malaka menemukan pembangunan dilapangan tidak sesuai dengan bestek. Karena itu, agar jangan hanya satu orang yang menjabat sebagai konsultan pengawas dan konsultan perencana, agar tidak merugikan keuangan negara,” timpalnya, seraya meminta agar pengalokasian anggaran kepada SKPD disesuaikan dengan pencapaian kinerja setiap SKPD. SKPD yang sudah di Perdakan supaya dianggarkan pada tahun 2016.

“Dalam Belanja, supaya belanja modal APBDes tahun 2015, agar disampaikan kepada anggota DPRD Malaka. Angka yang terdapat dalam KUA PPAS 2016 dan prioritas plafon anggaran sementara tahun 2016, supaya disesuaikan dengan penjabaran program dan kegiatan sehingga tidak membingungkan. Dibidang pembiayaan, menurut PP No 52 tahun 2015 menyatakan silpa tahun anggaran diperkenankan 0 persen,” tandasnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top