RAGAM

Terlibat Seks Terselubung, Elemen Masyarakat Diminta Proaktif Awasi Pelajar

KUPANG, Kilastimor.com-Seluruh elemen di Kota Kupang diminta untuk berperan aktif dalam mengatasi seks terselubung dikalangan pelajar. Hal ini perlu agar anak-anak siswi-siswi pelajar ini tidak lebih meluas dan ikut menjadi korban.
Demikian dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Kupang, drg.Cisca Yohana pada suatu acara pelatihan bagi anggota Community Based Crisis Center (CBCC) yang digelar oleh Rumah Perempuan Kupang di Kupang, belum lama ini.

Libby Ratuarat-Sinlaloe

Libby Ratuarat-Sinlaeloe

Menurutnya, adanya seks terselubungnya dikalangan pelajar ini disebab banyak faktor diantaranya,tuntutan gaya hidup dan ekonomi. Namun faktor ini sebenarnya kurang besar pengaruhnya. Faktor dominan yakni mereka (Pelajar) terjerumus dalam kondisi tersebut. Hal itu karena latar belakang orang tua mampu, akan tetapi anak-anak pelajar kurang perhatian dari orang tua. Hal ini sehingga membuat mereka mengalami kritis maka mereka terpaksa terdorong terlibat didalamnya.

“Kami bersama LSM sementara terus menelusuri sumbernya. Karena ada beberapa kode (tanda atau isyarat) yang perna kami telusuri di Halte-Kupang seperti ditandai pakai pulpen yang disimpan disaku baju seragam, yang sudah diketahui mereka yang peminat sudah bisa diketahui anak siswa perempuan tersebut bisa ajak,” katanya.
Maka itu, pemerintah terus melakukan kegiatan sosialisasi ditingkat masyarakat di tiap kelurahan di kota ini, agar tidak meluas.
Pada kesempatan itu, dia kembali meminta peran masyarakat dapat ditingkat, guna meminimalisir para generasi terlibat seks terselubungnya.

Baca Juga :   437 Pelajar SMA Bina Karya Atambua Dapat Beasiswa PIP

Kesempatan itu, Koordinator RPK, Libby Ratuarat Sinlaeloe mengatakan, dalam meminimalisir kasus yan dimaksud, perlu peran media dalam melakukan sosialisasi. Hal ini seperti beberapa waktu lalu, dimana grup band Simphony melakukan
sosialisasi di SMA Taibenu, melalui alunan lagu mereka kepada para siswa, untuk stop kekerasan.dan masalah sosial lainnya seperti pergaulan bebas yang dapat mempengaruhi mereka (siswi) terjerumus
dalam seks bebas. (rif)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top