RAGAM

Danlantamal VII: Kedaulatan Negara Harus Terus Dijaga

ATAMBUA, Kilastimor.com-Komandan Lantamal (Danlantamal) VII Kupang, Brigjen TNI (Mar), Siswoyo Hary bersama rombongan mengunjungi wilayah perbatasan Belu dan Timor Leste, Kamis (26/11/2015).
Dalam kunjungan tersebut Danlantamal VII, Brigjen TNI (Marinir) Siswoyo Hary bersama rombongan didampingi Dandim 1605/ Belu, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur/Yonif 725/WRG, Komandan Posal Atapupu serta Wakapolres Belu meninjau lokasi Posal Atapupu yang berada di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak.

Danlantamal VII Kupang, bersama jajarannya pose bersama di Pos Angkatan Laut, Atapupu.

Danlantamal VII Kupang, bersama jajarannya pose bersama di Pos Angkatan Laut, Atapupu.

Kesempatan itu juga Danlantamal VII Kupang beserta rombongan melakukan peninjaun ke pintu lintas batas negara Mota’ain di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Dansatgas Yonif 725/WRG, Mayor Inf Nurma Syahreda ketika dihubungi membenarkan adanya kunjungan kerja Danlantamal VII Kupang, Brigjen TNI (Mar) Siswoyo Hary beserta beberapa perwira Lantamal Kupang ke wilayah perbatasan Belu.

“Tadi Danlantamal VII Kupang bersama rombongan meninjau pintu lintas batas negara Mota’ain yang berbatasan dengan Batugade, Timor Leste,” ujar dia.

Tambah Nurman, dalam kunjungan itu Danlantamal menitipkan beberapa pesan kepada seluruh prajurit TNI yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Aparat di perbatasan diminta selalu menjaga kedaulatan dan keutuhan negara, juga selalu berkoordinasi dengan seluruh aparat terkait, yang berada di wilayah perbatasan Belu dan Timor Leste,” pungkas dia. (yan)

Baca Juga :   Keberagaman Indonesia: Kebanggaan dan Ketakutan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top