POLITIK

Butuh Perubahan, IKABE Jabodetabek Dukung Ventje JR Abanit Pimpin Belu

JAKARTA, Kilastimor.com-Ikatan Keluarga Belu (IKB) Jabodetabek, menyatakan dukungan terhadap Ventje JR Abanit, dalam suksesi kepala daerah Belu 2015.
Dalam pertemuan IKABE yang dilaksanakan Restoran CEI, kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Minggu (1/11) lalu, Cabup Belu, Ventje JR Abanit yang berpasangan dengan Bona Bowe (Venna) selain mendapat dukungan, juga mendapat banyak wejangan.

VENNA

VENNA

Hadir dalam pertemuan itu, sesepuh dan sesama pengurus IKABE diantaranya, Gregorius Mau Bili F, Simon Asten, Alberto Settu, Melly Mau leon dan Jack Bouk.

Sesepuh Belu Jabodetabek, Simon Asten mengingatkan Ventje Abanit untuk tidak lupa memperhatikan dan mengembangkan adat dan budaya, jika terpilih menjadi Bupati Belu.
“Kita hidup dari dulu dengan adat. Dahulu kearifan lokal adat dan budaya yang mengatur kehidupan kita, contohnya orang tidak boleh sembarang potong pohon, karena bisa kena denda adat, sehingga sumber air juga terjaga,” pesan Simon Asten.

Dalam obrolan hangat itu, Sesepuh Belu lainnya, Gregorius Maubili, yang juga mantan Wabup Belu bersulang nasihat. Dia meminta, agar sebagai tokoh muda, bisa tampil membangun Belu. “Kita dukung anak muda untuk tampil dan untuk membangun Belu,“ paparnya.

Tak ketinggalan, Ketua IKABE Jakarta, Alberto Settu ikut memberi sumbangsih saran. Menurutnya, sebagai calon bupati, harus kreatif dan berjiwa membangun. Jangan mementingkan diri sendiri. Saat ini banyak perhatian program pembangunan fisik dari pemerintah pusat dan semua harus untuk rakyat. Jangan salah gunakan kepercayaan rakyat, bila kelak terpilih. “Banyak pimpinan daerah yang tersangkut korupsi terlebih karena masalah proyek. Jadi bupati tugas kamu bukan bagi-bagi proyek,” tegas Bapak Alberto yang juga pengurus Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) DKI Jaya.

Baca Juga :   Insights On Vital Details In is edubirdie legal essaysrescue

Pada bagian yang sama, Cabup Belu, Ventje JR Abanit mengungkapkan syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan IKABE Jabodetabek. Dia mengisahkan, keinginannya maju di Belu hanya untuk memajukan Rai Belu.
“Sebagai putra daerah, saya merasa terpanggil untuk membenahi kehidupan masyarakat di tanah kelahiran kita. Saya prihatin karena hingga kini, derap pembangunan belum merata hingga kondisi masyarakat pun terpinggirkan, dan jauh dari kehidupan makmur sentosa,” bilangnya.

Saat ini tambahnya, banyak anak putus sekolah dan banyak sekolah dan fasilitas kesehatan yang memprihatinkan. Kondisi perekonomian juga jauh dari harapan, banyak keluhan tentang pengaturan penyaluran hasil pertanian dan peternakan. “Intinya, masih banyak persoalan yang harus ditangani,” pungkas dia. (fed)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top