HUKUM & KRIMINAL

Kasus SMKN Kobalima, Kapolres: BPKP Sudah Lakukan Perhitungan Kerugian Negara

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kapolres Belu, AKBP Dewa Putra Gede Artha terus menseriusi penyelidikan dugaan korupsi dana pengembangan SMKN Raihenek, Kobalima. Kapolres Belu itu mengatakan, pihaknya menunggu hasil perhitungan kerugian negara yang telah dihitung oleh pihak Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nusa Tenggara Timur.

 AKBP Dewa Putra Gede Artha

AKBP Dewa Putra Gede Artha

“Tim BPKP sudah datang dan sudah lakukan klarifikasi datanya terkait dugaan kasus SMKN Raihenek, Kobalima,” ungkap Artha belum lama ini kepada media di Atambua, Senin pagi tadi.

Menurut dia, hasil kerugian negara secara resmi telah dihitung, namun pihaknya belum bisa memastikan besaran jumlah kerugian yang ditimbulkan dalam proyek dana pengembangan SMK unggul pada SMKN Raihenek, Kobalima, Kabupaten Malaka.

Menyoal kisaran kerugiannya mencapai sekitar 500 juta, Artha mengatakan, nantinya akan dilihat lebih lanjut angka kerugian sebenar. “Kita tunggu saja hasil resmi perhitungan dari BPKP saja,” ujar dia.

Jika perhitungan kerugian negara telah ada, penyidik kepolisian akan menetapkan tersangka. “Untuk calon tersangkanya sudah ada, pasti pejabat-pejabat yang bertanggungjawab terhadap proyek itu,” tegas Artha. (yan)

Baca Juga :   Paguyuban TITE HENA Rumah Besar Anak Lamaholot
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top