EKONOMI

PDIP Sentil Pertumbuhan Ekonomi Malaka dan Pendapat BPK

BETUN, Kilastimor.com-APBD ternyata belum memberikan efek yang positif kepada pertumbuhan ekonomi Malaka. Hal itu disebabkan karena lambannya penerapan anggaran oleh SKPD serta etos kerja aparatur pemerintah yang belum maksimal. Fraksi PDIP melihat pelayanan penyelenggaraan pemerintahan yang buruk akibat dari etos kerja serta kepentingan pilkada Malaka mengakibatkan pendapat BPK terhadap pelaksanaan APBD 2014 adalah disclaimer.

PDI Perjuangan

PDI Perjuangan

Pernyataan ketakutan yang berlebihan terhadap pelaksanaan APBD oleh pimpinan SKPD dan para bendahara ternyata hanya isapan jempol belaka. Pernyataan tersebut bagaikan malaikat yang menyatakan bersih dan takut salah tetapi faktanya disclaimer seperti kata orang bijak “Pikir lain, omong lain , buat lain”. Inilah keadaan yang terjadi di Malaka.
Selanjutnya terhadap temuan hasil BPK, Fraksi PDIP mengharapkan agar SKPD-SKPD yang tidak bisa membuat atau menyelesaikan pertanggungjawabannya (SPJ) agar diproses hukum. Selanjutnya buat SKPD yang terlambat membuat SPJ setelah tahun anggaran berakhir, agar diberikan teguran tertulis dan bila perlu diberhentikan dari jabatannya atau dimutasi atau di nonjobkan.
Hal itu disampaikan Fraksi PDIP dalam acara Pemandangan Umum Fraksi tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Malaka 2014 di Betun belum lama ini.

Terhadap pernyataan itu pemerintah sepakat dengan usulan F-PDIP, sehingga harapan kedepan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah Kabupaten Malaka akan menjadi lebih baik. Selanjutnya terhadap aparatur pemerintah daerah yang lalai menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, pemerintah akan terus memperhatikan dan memberikan sanksi sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. (oni)

Baca Juga :   Pelantikan Ajido Manek Ditunda Hingga Pekan Depan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top