HUKUM & KRIMINAL

Polisi Diminta Tingkatkan PAM di Weoe

BETUN, Kilastimor.com-Aparat Kepolisian yang bertugas di Kecamatan Wewiku diharapkan meningkatkan pengamanan (PAM) di Desa Weoe guna mengeliminir tingkat kenakalan remaja dan kekerasan di Weoe. PAN sebaiknya dilaksanakan pada pagi dan sore hari pada titik yang rawan seperti perbatasan Weoe-Wanibesak tepatnya Kafeubeleki dan titik pertokoan pasar hari-hari Weoe. Hal itu dimaksudkan untuk mengeliminir tingkat kenakalan remaja dan kekerasan di Weoe. Hal ini disampaikan Tokoh Masyarakat Desa Weoe, Petrus Bria Seran kepada wartawan di Betun hari ini.

Lambang Polri

Lambang Polri

“Sudah saatnya titik-titik rawan diatas dijaga aparat kepolisian pada pagi dan sore hari supaya kegiatan masyarakat bisa lancar dan tidak dihantui aksi kekerasan oleh anak-anak muda. Kita minta aparat kepolisian Polsek Wewiku harus proaktif melakukan pengawasan dan penjagaan pada titik-titik rawan diatas,” paparnya.

Dia menghimbau kepada aparat kepolisian dan pemerintah Kecamatan Wewiku supaya bisa bekerjasama dengan gereja dan tokoh-tokoh adat setempat melakukan pembinaan kepada anak-anak muda supaya bisa mengeliminir kekerasan di wilayah itu. “Selama ini kita hanya bergerak ketika sudah terjadi insiden. Jadi saat ini sebaiknya kita cegah sebelum kekerasan itu terjadi. Kita minta kepada Kapolres Belu bersama jajarannya untuk menyikapi hal ini secara baik dan arif dalam rangka pembinaan kantibmas di Kecamatan Wewiku, khususnya di Sesa Weoe,” katanya.

“Pengamananan yang kita maksudkan disini bukan hanya pada hari-hari besar tetapi juga pada saat hari-hari biasa karena bisa memberi rasa nyaman bagi warga dan juga bagi warga lain yang mau berbelanja di Weoe,” pungkasnya. (oni)

Baca Juga :   DPRD Malaka Bakal Marathon Bahas RAPBD 2016
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top