HUKUM & KRIMINAL

Waket DPRD TTS Dituding Maki Pegawai Sekretariat

SOE, Kilastimor.com-Wakil Ketua (Waket) DPRD TTS, Alexander Kase dituding telah berlaku kasar dan terkesan beringas terhadap pegawai Sekretariat DPRD TTS pada Rabu (28/10) dikantor DPRD TTS. Alex Kase dinformasikan mengeluarkan kata-kata kasar (makian) berupa, anjing, babi, brengsek dan kata-kata kotor lainnya. Alasannya karena pegawai Sekretariat DPRD TTS terlambat membayarkan uang kepada sekitar 30-an anggota DPRD yang hendak mengikuti Bimtek di Jakarta.

Alexander Kase

Alexander Kase

Informasi yang dihimpun disekretariat DPRD TTS menyebutkan bahwa, Ketua DPC Partai Golkar itu marah-marah dengan mengeluarkan kata-kata makian dan juga mengancam untuk memukuli pegawai sekretariat menggunakan kursi, karena tidak becus dalam bekerja sebagai pegawai sekretariat. “Pokoknya kami punya nama sudah seperti binatang saja. Ini kantor DPRD sudah seperti kebun binatang saja. PNS sudah tidak punya harga diri lagi di depan Pak Wakil Ketua,” ungkap salah satu pegawai Sekretarian DPRD yang enggan namanya disebutkan.

Pegawai Sekretariat DPRD TTS, mengaku tidak terlambat membayar uang bimtek seperti yang ditudingkan Waket DPRD itu Alex Kase, karena saat itu uang bimtek sudah diambil dari bank sekitar pada pukul 13:00 Wita dan pukul 13:30 Wita mereka tiba di kantor DPRD TTS dan langsung mempersiapkan untuk dilakukan pembayaran. Sementara anggota DPRD yang mengikuti Bimtek baru akan berangkat pada Kamis (29/10) pagi.
Ketika pegawai sekretariat sedang mempersiapkan pembayaran, tiba-tiba Waket DPRD TTS Alex Kase masuk dan langsung memarahi serta memaki pegawai sekretariat.
“Waktu itu kami pulang sudah jam makan, sehingga kami simpan uang di brangkas dan kami masih makan siang. Setelah makan, kami bagi dan masukan ke dalam amflop. Tapi waktu baru mau siapkan uang itu, dia masuk dan marah-marah karena bilang kami memperhambat kerja DPRD. Kami kan harus konfirmasi ke pihak bank, karena kita ambil uang dengan jumlah banyak sekitar 500 jura ke atas. Dan pihak bank bilang uang baru bisa diambil jam 1 (13:00 Wita,red),” katanya dengan nada kesal.

Baca Juga :   20-an Desa di Malaka Cairkan Dana Desa dan ADD

Sementara Wakil Ketua DPRD TTS Alexander Kase ketika dikonfirmasi melalui telefon genggamnya membantah tudingan tersebut. Menurut Alex dia tidak memarahi bahkan memaki pegawai sekretariat dewan.
“Tidak. Saya tidak maki siapa-siapa. Saya sudah bosan dengan suasana kerja seperti itu, jadi nanti saya pulang akan saya undang supaya duduk bersama bahas agar suasana kerja jangan seperti ini terus,” katanya. (pap)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top