HUKUM & KRIMINAL

Yohanes Tfuakani Minta Polisi Segera Periksa Alexander Masan

SOE, Kilastimor.com-Ayah kandung tersangka trafficking Rongky Tfuakani, Yohanes Tfuakani meminta kepada penyidik Polres TTS untuk segera memanggil dan memeriksa pemilik CV. Vio-Vio Kencana Mandiri, Alexande Masan dalam kasus dugaan perdagangan orang dengan korban Maris Tefa (14) dan Dina Fallo (16).

Yohanes Tfuakani dan menantuanya Ketika memberikan keterangan Pers di SoE, Senin, (23/11)

Yohanes Tfuakani dan menantuanya Ketika memberikan keterangan Pers di SoE, Senin, (23/11)

“Kami minta agar polres TTS segera memanggil dan memeriksa pemilik CV. Vio-Vio Kencana Mandiri untuk diproses secara hukum,” pintah Yohanes warga Bonleu kepada wartawan di SoE Senin (23/11).

Permintaan tersebut disampaikan Yohanes Tfuakani mengingat sejak putranya Rongky Tfuakani ditetapkan menjadi tersangka dan kini ditahan di Polres TTS sejak bulan lalu, pihak Polres TTS belum memeriksa pemilik Alexander Masan, sebagai pemilik CV. Vio-Vio Kencana Mandiri, dimana dua korban dugaan perdagangan orang Maris Tefa dan Dina Fallo diantar oleh Rongky Tfuakani ke CV. Vio-Vio Kencana Mandiri, yang kemudian menghilang hingga saat ini.

“Masa hanya anak kami yang ditahan, sementara Alexander Masan bebas berkeliaran diluar sana. Sementara Rongky kan antar Maris Tefa dan Dina Fallo ke pa Alexander Masan pemilik CV. Vio-Vio Kencana Mandiri,” kata Yohanes Tfuakani dengan air mata berlinang.

Yohanes yang didamping menantunya yang adalah istri dari Rongky Tfuakani meminta kepada Kapolres TTS agar segera menangkap dan menahan pemilik CV. Vio-Vio Kencana Mandiri untuk diproses secara hukum. Karena sebagai orang tua dia merasa tidak adil, jika hanya anaknya yang jadi korban sedangkan Direktur CV. Vio-Vio Kencana Mandiri sebagai perusahaan yang mengirim Dina Fallo dan Maris Tefa ke Malaysia beberapa bulan yang lalu belum diproses.

Baca Juga :   Promo Paskah, NSS Kupang Tawarkan Uang Muka Ringan

Untuk diketahui kasus dugaan perdagangan orang dengan korban, Maris Tefa dan Dina Fallo bermula dari laporan orang tua dari Dina Fallo dan Maris Tefa ke polsek Mollo Utara mengenai hilangnya Dina dan Maris.
Dari penelusuran penyidik Polsek Mollo Utara diperoleh informasi bahwa Dina dan Maris dibawa dari Kampung mereka di Bonleu oleh Armen Mamo dan Melkianus Olla menuju Kapan, ibukota Kecamatan Mollo Utara. Dari keterangan Armen dan Melkianus Olla menyebutkan bahwa korban Dina dan Maris telah dibawa Rongy Tfuakani menuju Kupang dan oleh Rongky, Maris dan Dina diantar ke CV. Vio-Vio Kencana Mandiri untuk selanjutnya diberangkatkan Malaysia.

Korban Maris Tefa kemudian ditangkap oleh kepolisian Malaysia karena tidak memiliki dokumen yang lengkap, sehingga oleh KBRI di Malaysia memulangkan Maris Tefa ke kampungnya di Bonleu Kecamatan Tobu Kabupaten TTS pada bulan lalu.
Sementara Dina Fallo hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Oleh Polsek Mollo Barat kemudian menangkap Melkianus Ola dan Armen Mamo serta Rongky Tfuakani. Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Polres TTS. Sementara pemilik CV. Vio-Vio Kencana Mandiri yang beralamat di Kupang masih bebas berkeliaran. (pap)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top