EKONOMI

Bendungan Rotiklot untuk Tingkatkan Produksi Pertanian. Jokowi Juga Janji Bantu 7 Waduk di NTT

ATAMBUA, Kilastimor.com-Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meresmikan pembangunan bendungan atau waduk Rotiklot di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL, Senin (28/12/205).

Presiden Jokowi memantau lokasi pembangunan Bendungan Rotiklot.

Presiden Jokowi memantau lokasi pembangunan Bendungan Rotiklot.

Peresmian pembangunan itu ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Jokowi di dampingi Menteri PU dan PR, Basuki Hadimuljono, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan Penjabat Bupati Belu disaksikan para pejabat teras Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Belu serta warga setempat.

Menurut Jokowi, bendungan Rotiklot terbesar ketiga di wilayah NTT setelah Tilong dan Raknamo. Keberadaan waduk ini mampu mengairi lahan persawahan seluas 139 hektare dan lahan tanaman palawija seluas 500 hektare.

Pembangunan waduk Rotiklot jelas Jokowi, sebagai upaya Pemerintah guna mengatasi masalah kekurangan air yang selama ini menjadi kendala bagi warga untuk meningkatkan ketahanan pangannya.

“Intinya dapat tingkatkan ketahanan pangan kita selama ini, baik masalah ketersediaan air. Tanpa air yang cukup kita tidak bisa berbuat banyak, meski memiliki potensi lahan yang luas tetap akan mubasir,” jelas dia.

Kesempatan itu Jokowi berjanji akan membangun tujuh waduk berskala besar dan kurang lebih 100 unit embung-embung di wilayah Propinsi NTT. Hal itu guna mendukung upaya masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup kesejahteraannya di masa yang akan datang.

“Ada tiga waduk lain termasuk Rotiklot sementara proses pembangunan dan empat waduk lainnya sementara berproses untuk dimulai pembangunannya,” ucap dia.

Baca Juga :   Tidak Ada Pelanggaran Serius dalam Pilkada Malaka

Lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, khusus untuk pembangunan waduk Rotiklot, dimaksimalkan dalam waktu tiga tahun kedepan pengerjaannya sudah selesai dilakukan. “Paling lambat tiga tahun waduk ini selesai dikerjakan, sehingga bisa dimanfaatkan oleh warga di wilayah perbatasan,” tegas Jokowi.

Untuk diketahui dana pembangunan waduk Rotiklot Fatuketi bersumber dari APBN tahun 2015 yang bernilai senilai Rp 470 miliar lebih. Proyek pembangunan waduk Rotiklot itu dikerjakan oleh PT Nindya Karya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top