EKONOMI

Kuota Pengantarpulauan Sapi dari Kabupaten Belu Harus Ditingkatkan. Tahun Hanya 2.770 Ekor

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada tahun anggaran 2015 menetapkan kuota antarpulaukan sapi dari Kabupaten Belu sejumlah 2.770 ekor.
“Tahun ini kuota sapi sebanyak 2.770 ekor dan itu telah habis pada awal bulan November kemarin,” ungkap Kepala Dinas Peternakan Belu, Yeremias Kali Taek ketika dihubungi media ini, Senin (7/12/2015) di ruang kerjanya.

Ilustrasi Sapi

Ilustrasi Sapi

Menurut Taek, selama ini proses pengantarpulauan ternak sapi dengan sistem kuota, ditetapkan sepihak oleh pemerintah Provinsi NTT. Akibatnya peternak di daerah kesulitan untuk memasarkan ternak, akibat terbatasnya kouta.
“Kalau bisa sistem pengantarpulauan ternak sapi dari sistem kuota dirubah ke sistem penimbangan dengan berat badan tertentu,” ujar dia.

Jika mau peternak di NTT lebih sejahtera, paparnya, maka sistem tersebut harus dirubah. Jelas dia, biasa penentuan kuota antarpulau ternak sapi pada awal tahun. Kuota itersebut bisanya habis tiga atau empat bulan menjelang kuota baru ditetapkan untuk tahun anggaran berikutnya.

“Kalau tunggu selama tiga atau empat bulan sampai kuotanya keluar, tentu peternak tidak bisa jual sapinya dengan harga maksimal, karena harus menunggu lama baru bisa dijual,” ucap Taek.

Dengan merubah sistem antar pulau ternak sapi tanpa sistem kuota jelas Taek, maka peternak bisa menjual sapinya setiap waktu tanpa harus menunggu penetapan kuota antar pulau. Hal ini juga sejalan dengan adanya bantuan pemerintah pusat berupa kapal khusus untuk memuat ternak.

Baca Juga :   Duta Besar Uni Eropa Sambangi Pelatihan HI dan Bengkel APPeK

“Sistem kuota dirubah maka peternak bisa menjual sapinya setiap waktu. Sistem ini saya rasa baik, tapi alangkah baiknya pemerintah memikirkan kesejahteraan petani dengan merubah sistem antar pulau ternak yang lebih menguntungkan peternak,” kata dia.

“Kita harapkan pada tahun anggaran 2016 nanti, jatah antar pulau ternak sapi untuk Kabupaten Belu bisa ditingkatkan sebesar 10 persen dari kuota tahun anggaran 2015 sebanyak 2.770 ekor,” sambung Taek. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top