RAGAM

Masterplan Drainase Perkotaan Betun Harus Akomodir Empat Desa di Hulu Sungai Benenain

BETUN, Kilastimor.com-Penyusunan Masterplan drainase perkotaan Malaka tahun 2015, harus mengakomodir empat desa di Hulu sungai Benenain, baru kemaudian dilanjutkan ke delapan desa di hilir Malaka Barat. Keempat desa yang harus dimasukkan yakni dua desa di Kecamatan Weliman masing-masing Desa Haitimuk dan Desa Kleseleon serta dua desa lainnya di Malaka Barat yakni Desa Motaulun dan Desa Naas.

Drainase

Drainase

Kalau empat desa dihulu itu tidak dimasukkan dalam penyusunan drainase perkotaan Malaka, maka tidak akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat di sekitar kedua kecamatan itu.
Diharapkan dalam perencanaan itu harus memperhatikan kondisi riil tiap tahun yang tejadi di desa supaya setelah masterplan itu dibuat dapat bermanfaat bagi masyarakat sebagai pengguna.

Hendrik Jo, Tokoh masyarakat kota Betun dalam kesempatan itu meminta kepada konsultan memperhatikan perencanaan yang baik karena sistem drainase di kota Betun saat ini cukup carut-marut dan sering terjadi genangan dan penumpukan air pada lapangan umum kota Betun. Kondisi itu membuat tidak nyaman. “Kita minta supaya pembuatan master plan ini benar-benar memperhatikan kondisi riil dan permasalan di Kota Betun sehingga kedepannya bisa menjawab persoalan yang dihadapii warga kota,” timpalnya.

Terhadap usulan dan masukan dari tokoh masyarakat dan sejumlah SKPD yang hadir, Konsultan PT. Nuansa Citra Mandiri Bandung, Andi mengatakan bahwa pihaknya akan mengakomodir permintaan masyaralkat dan akan memunculkan dalam pelaporan tentang fakta analisa guna penyempurnaan pelaporan.

Kadi PU Malaka, Albertus Klau dalam kesempatan itu mengatakan semua masukan masyarakat dalam forum ini akan ditampung dan dimasukkan konsultan, guna melangkapi laporan yang dibuat. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top