POLITIK

Panwaslu Belu: Tim Sahabat Hanya Serahkan Mandat Saksi. Tidak Langgar Aturan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Panitia Pengawas Pemilu Kepala Daerah (Panwaslu) Kabupaten Belu, menyatakan pihaknya sudah menyelesaikan laporan relawan Fansmu, terkait dugaan pelanggaran pemilu, yang dilakukan oleh Tim Sahabat. Panwaslu Belu menilai, tim Sahabat, Frans Tanjung dan teman-teman hanya menyerahkan surat mandat dan honor kepada para saksi Sahabat, jelang pilkada besok. “Kita sudah selesaikan dan putuskan tidak ada pelanggaran atas apa yang dilakukan tim Sahabat. Hadir pada kesempatan itu, Camat Tasbar, Kapolsek juga Gakumdu Polres Belu,” papar anggota Panwaslu Belu, Jony Pari, saat dihubungi media ini, Selasa (8/12) sore tadi.

Logo Panwaslu

Logo Panwaslu

Dikatakan, ada laporan masuk ke Panwaslu oleh tim Fansmu, dan pihaknya turun ke lokasi kejadi di Berkase, Kecamatan Tasifeto Barat.
Setelah melakukan klarifikasi, ternyata tim Sahabat, Frans Tanjung hanya membagikan surat mandat dan honor kepada para saksi. “Apa yang dilakukan tidak tergolong pelanggaran money politics, sebagaimana laporan yang ada,” paparnya.

Terpisah, Frans Tanjung kepada media ini mengatakan, pihaknya hanya menyerahkan mandat dan honor saksi. “Saya perlu tegaskan, tidak benar kami bagi uang kepada masyarakat. Yang ada, kami hanya antar surat mandat dan honor saksi sebanyak lima orang,” tutur pengusaha itu.

Dikatakan, pihaknya paham aturan, sehingga tidak mungkin melakukan hal-hal yang mencederai demokrasi. “Semua sudah diclearkan oleh Panwaslu, dihadapan Kapolsek, Gakumdu Polres Belu, Camat Tasbar dan para saksi serta tim Fansmu, Maxi Mura. Semua tidak ada masalah,” katanya. (yan)

Baca Juga :   Oktober, PS Malaka Jalani TC
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top