HUKUM & KRIMINAL

Patrisius Asa Siap Penuhi Panggilan Penyidik Polres Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Belu, Patrisius Asa mengatakan, dirinya selalu siap apabila ada panggilan dari pihak penyidik Polres Belu, terkait kasus SMKN Raihenek, Kobalima, Malaka.
Hal itu diutarakan Kepala Dinas PPO Belu Patrisius Asa, ketika dihubungi di Kantor, Senin (21/12/2015).

Patrisius Asa

Patrisius Asa

Kendati demikian kata Asa, sampai dengan saat ini dirinya belum mendapat informasi atas panggilan terhadap dirinya terkait seputar kasus SMKN Raihenek, Kobalima.

“Saya siap hadir apabila ada permintaan dari pihak penyidik Polres Belu.
Sampai saat ini saya sendiri belum mendapat informasi akan dipanggil. Tapi kalau diminta maka saya siap menghadiri panggilan pihak penyidik Belu,” ujar dia.

Menurut Asa, kaitan dengan kasus program pengembangan SMK unggul di SMKN Raihenek itu kegiatannya langsung ke sekolah dan itu namanya dana block grand. Seluruh tanggungjawab pelaksanaannya ada pada pihak sekolah sendiri, dinas hanya bantu fasilitasi perlancar.

“Kegiatannya langsung di sekolah, jadi dinas itu hanya memperlancar saja. Tanggunjawab hukumnya ada di pelaksana sekolah sendiri,” sebut Asa.

Untuk diketahui, diberitakan sebelumnya tim penyidikan Polres Belu telah mengantongi satu nama calon tersangka, terkait dugaan kasus dana pengembangan SMK unggul di SMKN Raihenek. Tim penyidik akan segera setelah meneriman perhitungan kerugian negara dari BPKP Nusa Tenggara Timur.

Proyek dana pengembangan SMK unggul pada SMKN Raihenek, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Timor Barat, Perbatasan RI-RDTL itu pada tahun 2014 dengan anggaran senilai Rp 4,9. Kasus tersebut melibatkan seorang anggota DPRD Malaka (BM), yang merupakan mantan Kepala Sekolah SMKN dan sebanyak enam orang saksi telah dimintai keterangan oleh tim penyidik Polres Belu. (yan)

Baca Juga :   310 Murid SD di Malaka Barat Ikut Kemah Pramuka
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top