HUKUM & KRIMINAL

Penyidikan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus SMKN Kobalima

ATAMBUA, Kilastimor.com-Tim penyidik Kepolisian Resort (Polres) Belu akan segera menetapkan tersangka dugaan kasus korupsi dana pengembangan SMK unggul pada SMKN Raihenek, Kecamatan Kobalima.
Demikian hal itu diungkapkan Kapolres Belu AKBP Dewa Putra Gede Artha melalu Kasatreskrim, AKP Jeffris Fanggidae ketika ditemui, Senin (30/11/2015) kemarin.

AKP Jeffris Fanggidae

AKP Jeffris Fanggidae

Menurut Fanggidae, saat ini pihak Kepolisian Belu menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP Nusa Tenggara Timur. “Kasus SMKN kita naikan ke status penyidikan, sambil menunggu data kerugian negara. Selesai kita terima baru kita tetapkan tersangkanya,” ujar dia.

Dituturkan, untuk sementara tim penyidikan baru menetapkan satu orang tersangka terkait dugaan kasus dana pengembangan di SMK Kobalima itu.
“Sudah ada calon pihak yang akan bertanggunjawab dan sementara tersangka tunggal. Setelah itu nanti dalam perkembangannya bisa ada tersangka lainnya,” ucap Fanggidae.

Diberitakan sebelumnya, tim penyidik Polres Belu telah mengantongi satu calon tersangka dugaan kasus korupsi pada proyek dana pengembangan SMK unggul pada SMKN Raihenek, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL tahun 2014 dengan anggarannya senilai Rp 4,9 miliar

Kasus dugaan korupsi tersebut melibatkan mantan Kepala Sekolah SMKN, BM dan sebanyak enam orang saksi telah dimintai keterangan oleh tim penyidik Polres Belu. (yan)

Baca Juga :   25 Orang di Belu Terkonfirmasi Positif Covid-19, Masyarakat Diminta Waspada
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top