RAGAM

Proyek Jalan Tanpa Drainase, Banjir Rendam Tiga Dusun di Silawan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Banjir meluap dan merendam 50 unit rumah warga di tiga dusun, di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Adapun tiga dusun yang tergenang yakni, Webenahi, Nanaeklot dan Maninu. Selain itu banjir juga merendam rumah dinas Kepala Desa, SDK Nanaeklot, SMP Silawan.
Hal itu disampaikan Kepala Desa Silawan Ferdi Mones kepada media ini, Selasa (8/12/2015).

Salah satu rumah warga Silawan, Belu, NTT terandam air hujan.

Salah satu rumah warga Silawan, Belu, NTT terandam air hujan.

Jelas Mones, ketinggian air yang merendam rumah warga sekira 50 cm itu akibat hujan yang turun mengguyur wilayah Silawan sejak kemarin siang hingga sore.
“Hujan turun dari kemarin siang sampai sore dan air langsung meluap genangi rumah warga. Termasuk rumah dinas Kepala Desa juga terendam air,” ujar dia.

Mones mengakui, dimusim penghujan sebelumnya meski terjadi hujan deras tapi wilayah Silawan tidak pernah terjadi musibah banjir dan merendam rumah warga.

meluapnya air dan merendam rumah warga karena ada pengerjaan proyek jalan sehingga saluran air yang ada tertutup material.

“Iya, dulu kita tidak pernah banjir begini. Tapi saat ini hujan airnya meluap karena drainase atau salurannya tertutup akibat ada pekerjaan proyek jalan,” tutur dia.

Guna mengatasi hal itu, Pemerintah Desa telah mengambil langkah bersama warga setempat secara swadaya dengan alat seadanya membuat parit atau saluran air baru untuk menahan air. “Kami Pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan pihak PT. Waskita Karya selaku pelaksana proyek jalan, tapi kata mereka didalam RAB tidak ada drainase atau saluran,” sebut Mones.

Dia berharap, kondisi ini segera ditangani pemerintah kabupaten Belu. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top