EKONOMI

Revolusi Pertanian Harga Mati

BETUN, Kilastimor.com-Program revolusi pertanian lahan kering dan lahan basah di Kabupaten Malaka, merupakan program priroritas yang tidak bisa ditawar. Cabup/Wabup terpilih, SBS-DA akan melakukan percepatan pencapaian tujuan dengan cara-cara yang luar biasa. Hal itu disampaikan Stefanus Bria Seran kepada wartawan di Betun, Kamis hari ini.

” Dalam dua tahun pertama kita akan melakukan gebrakan dengan melakukan pengolahan lahan secara gratis kepada masyarakat. Yang namanya lahan tidur tidak boleh ada tetapi harus ditanami hasil-hasil pertanian yang bermanfaat bagi masyakat. Setiap jengkal tanah harus benar-benar difungsikan untuk menanam hasil sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tegasnya.

Bendungan Benenain

Inilah Bendungan Benenain, yang menjadi modal revolusi pertanian oleh Pemkab Malaka

Pemerintah Kabupaten Malaka akan menyediakan saprodi, benih unggul, pupuk,obat-obatan dan lain sebagainya. Target kita dalam dua tahun rakyat Malaka tidak boleh lapar atau kekurangan pangan. Pangan di Malaka harus meningkat karena potensi luas lahan sangat memungkinkan untuk itu. “Kita tetap mengharapkan partisipasi dan dukungan masyarakat guna mensukseskan program ini guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan rakyat dibidang ketersediaan pangan,” pungkasnya. (oni)

Baca Juga :   Bupati Pimpin Rapat Persiapan Peringatan Satu Tahun Meninggalnya Wabup Malaka
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top