POLITIK

SBS-DA: Sebagai Bentuk Investasi, Pendidikan dan Kesehatan Kita Gratiskan

BETUN, Kilastimor.com-Calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran memastikan akan membangun Malaka menjadi Kabupaten terbaik di Indonesia di bidang kesehatan. Dibidang pendidikan dan kesehatan, paket SBS-DA akan menerapkan pelayanan gratis kepada masyarakat, jika terpilih jadi Bupati dan wakil Bupati Malaka . Hal itu disampaikan Calon Bupati Malaka dari Paket SBS-DA, Stefanus Bria Seran saat menyampaikan pokok-pokok pikiran seputar visi-misi dan program paket SBS-DA dalam acara debat antar kandidat calon bupati/wakil bupati Malaka di Betun sore tadi.

Paslon SBS-DA

Paslon SBS-DA

“Kalau rakyat Malaka memberikan kepercayaan dan Tuhan memberkati serta leluhur merestui paket SBS -DA memimpin Malaka, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menjadikan Malaka sebagai Kabupaten Terbaik di Indonesia dalam bidang kesehatan. Pendidikan dan kesehatan tetap menjadi agenda perhatian dan sentral perhatian pemerintah. Pendidikan adalah ibu kemajuan bagi umat manusia,” ujarnya.

“Dibidang pendidikan, biaya pendidikan mulai TK sampai SMA ditanggung pemerintah daerah, karena uang rakyat harus dikembalikan kepada rakyat untuk kesejahteraan seluruh rakyat Malaka. Dibidang pendidikan kita harus memperhatikan pendidikan formal dan informal. Kita sangat membutuhkan pendidikan yang terakreditasi. Pendidikan ketrampilan melalui kursus-kursus akan digenjot untuk meningkatkan ketrampilan dan SDM Malaka. Kita akan mewujudkan pendidikan yang paripurna termasuk penataan infrastruktur pendidikan,” tuturnya.

“Dibidang kesehatan, perlu dilakukan penataan infrastruktur. Kesehatan, baik didalam pelayanan primer maupun pelayanan sekunder harus menjadi bentuk pelayanan yang utuh. Semua puskesmas di wilayah Malaka harus jadi puskesmas rawat inap sehingga warga tidak perlu ke rumah sakit jika tidak dibutuhkan. Kita juga akan membangun SDM yang handal baik dalam aspek jumlah, kompetensi dan pesebarannya,” timpalnya.

Baca Juga :   TKI Ilegal Asal Belu dan Ende Meninggal di Malaysia

Dengan pengalaman bekerja selama 31 tahun dibidang birokrasi khususnya dibidang kesehatan bilang dia, akan menjadi modal untuk menata Malaka kedepan. Di bidang kesehatan, akan ditekankan pada angka kesakitan, menurunkan angka kecatatan dan angka kematian. Untuk mewujudkan niatan diatas maka harus ada pelayanan paripurna dari hulu hingga hilir. Untuk pendidikan dan kesehatan tidak ada tawar menawar untuk dibangun karena menyangkut Hak Asasi Manusia sekaligus investasi untuk pengembangan Kabupaten Malaka kedepan,” tandasnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top