POLITIK

TULUS Bertekad Lawan Kemiskinan Masyarakat Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Paslon Bupati/wakil Bupati Malaka, Agustinus Klaran-Paulus Seran Bauk bertekad melawan kemiskinan sebagai persoalan pokok yang dihadapi warga Malaka saat ini. Konkritnya, ekonomi masyarakat malaka harus dibangun disetiap desa menuju Kota Betun sebagai pusat Kabupaten.

Tampak Cabup Malaka, Agustinus Klaran sedang menyampaikan orasi politiknya, dalam kampanye rapat umum, Jumat sore tadi.

Tampak Cabup Malaka, Agustinus Klaran sedang menyampaikan orasi politiknya, dalam kampanye rapat umum, Jumat sore tadi.

Calon Bupati Malaka, Agustinus Klaran saat menyampaikan orasi politiknya pada acara kampanye akbar paket TULUS di yang dihadiri belasan ribu massa pendukungnya, di Lapangan Umum Betun-Kabupaten Malaka, Jumat sore tadi, mengatakan, sadar atau tidak, saat ini masyarakat Malaka sementara dicabik-cabik masalah kemiskinan, dimana ada gab yang cukup besar antara orang kaya dengan orang miskin di desa. “Tulus hadir untuk mengatasi kesenjangan itu. Kita mengajak warga Malaka yang sudah berkecukupan untuk membantu mengatasi persoalan kemiskinan yang dihadapi warga Malaka saat ini,” sebutnya.

Baginya, semua pihak jangan menutup-nutupi kondisi ini, karena selama berkeliling di Malaka sudah melihat dari dekat potret yang sesungguhnya terjadi dan dihadapi masyarakat. Tulus hadir untuk mengatasi persoalan itu. Yang jelas ekonomi masyarakat Malaka bisa dibangun dan paket Tulus sangat mampu melakukan hal itu.

“Kita akan prioritaskan pembangunan ekonomi masyarakat dari desa-desa terluar Malaka, menuju Betun sebagai pusat Kabupaten Malaka. Urat nadi kehidupan masyarakat Malaka ada di Betun sehingga harus tetap dibangun untuk memajukan ekononomi di kota Betun. Tulus juga akan melindungi semua kelompok minoritas di Kota Betun karena mereka juga warga Malaka dan pelaku ekonomi di Kabupaten Malaka,” terangnya.

“Kita akan bergandengan tangan membangun Malaka supaya seluruh rakyat hidup berkecukupan. Dibidang birokrasi saya akan mendelegasikan urusan birokrasi kepada wakil bupati saya, yang sangat makan garam dalam dunia birokrasi. PNS tidak perlu takut dan dibayang-bayangi ketakutan karena jika Tulus terpilih akan memberikan ruang yang sama kepada PNS untuk berkarier sesuai kemampuan yang dimiliki. Tidak ada dendam politik karena faktor dukungan politik. Kita tetap harus bekerja sama untuk membangun Malaka sesuai kemampuan yang dimilki setiap PNS,” paparnya.

Dikatakan, dirinya merupakan pengusaha sehingga semua urusan birokrasi akan diserahkan kepada wabub untuk mengurusnya karena pengalaman yang dimiliki beliau. Sedangkan saya akan berkeliling Malaka dari desa ke desa membangun ekonomi masyarakat desa dan melihat semua persoalan yang dihadapi masyarakat desa untuk ditangani sesegera mungkin. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top