RAGAM

Bupati Malaka: Realisasi Anggaran Rendah Karena Lemahnya Perencanaan SKPD

BETUN, Kilastimor.com-Rendahnya realiasasi belanja modal tahun 2015, disebabkan lemahnya perncanaan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Khususnya usulan PPK Belanja modal dari setiap SKPD harus dilaksanakan antara bulan Januari hingga bulan Maret. Kalau lebih dari itu, maka harus ditolak. Hal itu disampaikan Kabag Hukum Setda Malaka, Silvester Leto pada forum rapat evaluasi pembangunan 2015 dan perencanaan kegiatan 2016, khusus untuk belanja modal di ruang kerja Bupati Malaka, Sabtu (23/1).

Donatus Bere

Donatus Bere

Sementara itu, Kabag Umum Setda Malaka, Ferdinandus Un dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa untuk memudahkan koordinasi, maka setiap perusahaan yang memenangkan tender di Malaka, harus memiliki kantor perwakilan di Malaka, supaya bisa memudahkan komunikasi dan koordinasi.

Menyimpulkan semua pendapat, Penjabat Bupati Malaka, Donatus Bere dalam kesempatan itu mengatakan, idealnya setiap program yang diusulkan SKPD harus bisa direalisasikan, karena mereka sendiri yang merencanakan. “Itu menunjukkan bahwa perencanaan SKPD sangat lemah, sehingga tidak bisa direalisasikan. Kalau perencanaan bagus tentu bisa realisasi,” imbuhnya.

Kedepan, SKPD jangan terlalu berambisi membuat program tetapi juga harus mempertimbangkan apakah bisa dieksekusi atau tidak. Kalau masih ragu-ragu sebaiknya tidak usah diprogramkan, sambil mematangkan perencanaannya untuk diusulkan lagi pada tahun anggaran mendatang. “Tahun ini kita putuskan SKPD yang memilih dan menentukan PPK untuk selanjutnya disampaikan kepada bupati. Hal itu dimaksudkan supaya bisa tercipta kerja sama antara pimpinan SKPD dengan PPK yang dipilihnya sendiri,” tandasnya. (oni)

Baca Juga :   Dinkes Malaka Siagakan Tenaga Medis di Desa Motaain
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top