RAGAM

Camat dan Kapolsek Laenmanen Harus Diperiksa karena Lakukan Pembiaran Warga Segel SD Oenaek

BETUN, Kilastimor.com-Walau terselesaikan kisruhh SDI Oenaek, masih saja ada beberapa hal yang mengganjal. Diantaranya, ada tuntutan agar Camat Laenmanen, Wihelmus Laka dan Kapolsek Laen Manen, IPDA, Mikhael Mali harus diperiksa terkait kasus penyegelan SDI Oenaek. Pasalnya kedua pejabat teras itu dianggap membiarkan kejadian penyegelan itu, pada saat kejadian itu berlangsung. Hal itu disampaikan Tokoh Pemuda Laenmanen, Markus Baria Berek kepada wartawan di Betun, Rabu (20/1).

Markus Baria Berek

Markus Baria Berek

“Kita patut sesalkan karena pada saat kejadian kedua pejabat teras tersebut berada ditempat dan tidak ada upaya pencegahan terhadap penyegelan sekolah itu. Mereka dianggap paling bertanggung jawab karena akibat pembiaran itu siswa-siwi SD Oenaek tidak melaksanakan KBM selama dua hari,” tegasnya.

Masyarakat paparnya, patut pertanyakan karena pada saat penyegelan SDI Oenaek Camat sudah berada di tempat kejadian dan ikut menyaksikan aktifitas penyegelan. Sementara Kapolsek Laenmanen pada waktu penyegelan dilakukan masyarakat dirinya mendapatkan laporan dari Kepala Sekolah SDI Oenaek dan langsung turun ke TKP namun tidak berdaya.

“Ini memang ada apa? Kita patut pertanyakan itu karena akibat kejadian itu siswa-siswi dirugikan tidak KBM. Penjabat Bupati Malaka harus panggil Camat mempertanyakan hal itu. Kapolres Belu pun jangan tinggal diam tetapi harus proaktif memanggil bawahannya untuk dimintai keterangan seputar kejadian itu,” tegasnya.

“Apapun alasannya kita, jangan politisir dunia pendidikan sehingga peristiwa yang memalukan itu patut diluruskan,” tandasnya (oni)

Baca Juga :   Bupati Malaka Sebut Dua Cara Mengatasi Banjir Benenain
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top