EKONOMI

Distanbun Belu Data Lahan Pertanian yang Terkena Dampak El Nino

ATAMBUA, Kilastimor.com-El nino yang terjadi, membuat Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Belu harus bekerja keras. Salah satunya yakni melakukan pendataan terhadap lahan basah maupun kering, akibat dampak El Nino di 12 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Belu.

Remigius Asa

Remigius Asa

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belu Remigius Asa kepada media ini, Jumat (08/01/2016) mengatakan, dirinya sudah memerintahkan staf untuk mendata lahan basah dan kering yang terkena dampak El Nino di 12 Kecamatan yang ada dalam wilayah Kabupaten Belu.

Dikatakan, dengan adanya pendataan terhadap lahan tersebut diharapkan pada awal pekan yang mendatang ini pihak Dinas sudah bisa mengetahui jumlah keseluruhan luas lahan yang terkena dampak dari El Nino.
“Apabila dua pekan mendatang tidak ada peningkatan curah hujan, maka dipastikan wilayah selatan Belu khususnya lahan kering yang telah ditanami jagung, bakal mengalami puso. Untuk lahan basah belum ditanam padi,” kata Asa.

Dijelaskan, mengantisipasi terjadinya puso, akan ada kebijakan penyiapan benih oleh pemerintah pusat. Kendati demikian perlu ada data yang riil, sehingga alokasi bantuan benih bisa mengakomodir kebutuhan bibit bagi warga petani.
“Jika terjadi puso, maka harus ada data yang akurat untuk dilaporkan ke Pemprov NTT selanjutnya diteruskan ke pemerintah pusat, supaya bisa diambil kebijakan untuk pengadaan bantuan benihnya,” sebut Asa.

Ditambahkan, untuk wilayah Kabupaten Belu lahan basah yang sudah siap ditanami padi mencapai luas 6.548 Ha sementara lahan kering yang siap ditanami jagung mencapai luas 9.648 Ha. Namun yang terkena dampak El Nino masih dilakukan pendataan. (yan)

Baca Juga :   Hardiknas Harus jadi Momen Kebangkitan Pendidikan di Malaka
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top