NASIONAL

Dosen dan Karyawan Unimor Diberikan Kontrak Kerja Oleh Kemenristekdikti

JAKARTA, Kilastimor.com-Nasib para tenaga dosen dan administrasi di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang dijadikan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), termasuk Universitas Timor, mendapat perhatian Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

M. Nasir

M. Nasir

Salah satu perhatian yang diberikan Kemenristekdikti yakni setiap tenaga dosen dan karyawan diberikan kontrak kerja oleh pemerintah. “Mereka yang selama ini mengabdi pada PTS yang dirubah menjadi PTN, diberikan kontrak kerja oleh pemerintah melalui Kemenristekdikti,” ungkap Menristekdikti, M. Nasir, saat rapat kerja dengan Komisi X, DPR RI,
Kamis (14/1) di ruang rapat Komisi X, DPR RI.

Dikatakan, dosen dan karyawan PTS yang dirubah menjadi PTN, tidak otomatis diangkat menjadi PNS.
Dalam rapat pihaknya dengan Presiden Joko Widodo, diputuskan untuk diberikan kontrak kerja saja. “Ini kami putuskan dalam rapat bersama Presiden. Karyawan dan dosen PTS diberikan kontrak kerja, sambil menunggu kebijakan selanjutnya,” papar dia.

Bagi dosen dan karyawan PTS yang ada, bila usianya dibawa 35 tahun, berpeluang diangkat menjadi PNS. Sedangkan yang melebih itu tentunya tidak bisa diangkat. “Namun kita akan koordinasikan lebih lanjut dengan KemenPAN-RB pada waktu mendatang,” imbuhnya.

Pada tahun lalu, pemerintah membangun 36 PTN baru, dan menegerikan 16 PTS, salah satunya Unimor di NTT, maupun sejumlah PTS lain di Papua, Sumatera dan Kalimantan.

Dari semua PTS tersebut, jumlah dosen dan karyawan mencapai 4.358 orang. pegawai dgn perjnjian kerja. Jumlah ini tidak serta merta diangkat menjadi PNS, namum hanya diberikan kontrak kerja. “Kita semua berharap ada kebijakan khusus untuk para dosen dan karyawan dari PTS yang di negerikan itu,” ungkap Menristekdikti.

Pada kesempatan itu, dia juga menyebutkan, untuk PTS menjadi PTN, sudah ada satu perjanjian dengan pemda kabupaten/kota dan Pemprov. Karena itu, Pemda perlu terus berkoordinasi dengan pihaknya, termasuk menyiapkan anggaran operasional. “Jadi pembiayaan PTS menjadi PTN sudah disepakati dengan Pemda. Pemda harus bisa alokasikan anggaran operasionalnya,” papar dia.

Terpisah, Anggota Komisi X, DPR RI, Jefri Riwu Kore (Jeriko) meminta Menristekdikti dan jajarannya, segera menyelesaikan masalah dosen dan karyawan Unimor. Tidak saja itu, Kemenristekdikti juga harus segera memperhatikan berbagai fasilitas pada Unimor yang telah dijadikan Universitas Negeri Timor itu.

“Kita minta Menristekdikti harus segera tuntaskan masalah dosen dan karyawan. Perlunya ada solusi permanen dari semua PTS yang dijadikan PTN. Kita juga minta supaya mulai perhatikan sarana dan prasarana pendukung Universitas Negeri Timor. ,” paparnya.

Ditambahkan, pihaknya akan memberikan perhatian khusus kepada Universitas Negeri Timor, agar mulai dikembangkan dalam berbagai sisi, demi peningkatan SDM masyarakat NTT.

Kepada dosen dan tenaga administrasi dia meminta untuk terus mengabdi sambil menunggu keputusan pemerintah. (fed)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top