EKONOMI

DPRD Kritisi Kinerja PDAM dan PD Belu Bhakti

ATAMBUA, kilastimor.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belu mengkritisi kinerja kerja PDAM Belu yang dinilai tidak konsisten dalam memberikan pelayanan air bersih kepada pelanggan di kota Atambua.
Pasalnya, terhitung sejak awal bulan Desember lalu, distribusi air bersih atau penyaluran air melalui pipa leding (perpipaan) PDAM bagi warga pelanggan dalam wilayah kota Atambua tidak berjalan sampai saat ini.

Benediktus Hale

Benediktus Hale

“Ini manajemennya bagaimana, kalau memang ada pipa yang putus itukan harus ditangani secara cepat paling tidak dua hingga empat hari. Tapi kalau penanganannya harus begini lama berarti itu tidak konsisten,” tegas Wakil Ketua DPRD Belu, Benediktus Hale saat ditemui media, belum lama ini.

Menurut Wakil Ketua DPRD tersebut, sebenarnya persoalan kemacetan tidak mengalirnya air PDAM ke para pelanggan tidak menjadi hal yang besar, apabila kerusakan yang terjadi bisa diperbaiki dalam waktu yang cepat. “Tapi ini kan sudah lama tapi belum juga baik, pengawasannya seperti apa? Saya lihat ini tidak serius, dipihak lain selalu minta dana, dan kita sudah minta manajemen ini harus diperbaiki,” ujar dia.

Dijelaskan, sesuai instruksi Pak Sekda Belu sebagai pengawas sudah tegaskan soal menajemen PDAM dan selalu mengingatkan untuk perbaiki kinerja kerja. “Tapi yang kita lihat selama ini upaya untuk perbaikan kinerja belum nampak. Kita tunggu dulu penyertaan dana karena ini belum perbaikan manajemennya,” papar Hale.

Baca Juga :   Ultah, KSP Pintu Air Datangkan Motivator Muda Asal NTT

Kesempatan yang sama Anggota, DPRD Fransisco Soares menegaskan, kalau perusahaan yang merugikan Pemerintah untuk apa dipertahankan dan kalau bisa itu alihkan pengelolaannya ke swasta. “Kalau bisa diswastakan saja. Masa tidak mampu tetap dipaksakan untuk terus kelola,” tegas dia.

Soares meminta agar perbaikan manajemen PDAM segera dilakukan sehingga kinerja kerjanya tidak terhambat. Selain itu Soares juga menyoroti manajeman dan kinerka kerja Perusahaan Daerah Belu Bhakti yang hingga kini tidak berjalan secara maksimal.

Sebelumnya, Direktur PDAM Belu Lusianus Loko Rain yang dikonfirmasi media di ruang kerjanya mengatakan, untuk saat pendistribusian air PDAM langsung sumber mata air Lahurus dikarenakan sumber air di embung Haekrit kering akibat dilanda musim panas. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top