HUKUM & KRIMINAL

Dua Oknum Pol PP Belu Pelaku Penganiayaan Reporter RRI Serahkan Diri ke Polisi

ATAMBUA, Kilastimor.com-Dua oknum anggota Satpol PP Kabupaten Belu, masing-masing, Emanuel Olivera alias Amanu dan Martin Bria alias Bento, yang menganiaya reporter RRI Atambua, Tinus Boymau menyerahkan diri ke Polisi, Kamis (28/01/2016).

Kapolres Belu

Kapolres Belu

Kedua oknum anggota Satpol PP tersebut menyadari telah melakukan penganiayaan terhadap reporter RRI Atambua, Tinus Boymau, pada Selasa (26/01) malam kemarin, di seputar wilayah Tini, saat kembali dari kantor menuju ke kediamannya.

Kapolres Belu, AKBP Dewa Putu Gede Artha saat dihubungi media ini membenarkan hal itu. Pihaknya juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap kedua oknum anggota Satpol PP, pelaku penganiayaan reporter RRI Atambua.

“Tadi siang kedua pelakunya sudah kita amankan di Polres. Keduanya akan kita ambil keterangan terkait kasus penganiayaan itu,” ujar dia.

Selain telah diamankan kedua pelaku penganiayaan reporter RRI itu, penyidik reskrim Polres Belu juga telah mengambil keterangan dari saksi, Paulus Klau Seran.

Terkait kasus penganiayaan itu, keluarga korban yang turut hadir di Polres menolak untuk berdamai dan meminta Kepolisian agar tetap melanjutkan proses hukum kasus penganiayaan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Untuk diketahui, Tinus Boymau reporter RRI Atambua dianiaya oleh oknum aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Belu, pada Selasa (26/01/2016) sekira pukul 18.30 Wita di dekat Kantor Lurah Beirafu.

Ulah aksi oknum anggota Satpol PP Belu yang bermain hakim itu mengakibatkan korban mengalami sakit serius, dimana pada wajah bagian pipi kanan korban luka sobek setelah di tinju dan rasa sakit pada bagian dada serta perut akibat dipukul. (yan)

Baca Juga :   Banyak Rumah Bantuan Pemerintah di Tualaran Dijual. Kepala Dusun: Saya Jual Rumah Bantuan Karena Bangun di Tanah Saya
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top