HUKUM & KRIMINAL

Judi Sabung Ayam di Malaka Barat Kian Marak

BETUN, Kilastimor.com-Judi jenis sabung ayam dan bola guling (BG) di Wilayah Klete As, Desa Rai Mataus, Kecamatan Malaka Barat, Malaka, NTT, kian hari semakin marak. Para penjudi biasanya datang dari Kecamatan Malaka Barat dan Kecamatan Wewiku. Kegiatan perjudian itu dilaksanakan setiap hari mulai jam 15.00 Wita hingga jam 18.00 Wita.
Anehnya tidak ada satu aparatpun berupaya mencegah kegiatan haram itu.

Dadu

Dadu

Menurut beberapa kesaksian beberapa warga yang bermukim disekitar wilayah itu, yang meminta jati dirinya tidak dimediakan mengatakan, kegiatan perjudian itu berjalan sudah lama, dengan memanfaatkan lahan milik warga disekitar Klete As.
Biasanya tuan tanah terima upeti dari hasil sabungan ayam dengan mengambil paha ayam yang mati 1 buah dan uang Rp 10 ribu per pasang ayam.

“Untuk BG dan kuru-kuru (dadu) pun tuan tanah mendapatkan bayaran juga. Kita lihat kegiatan perjudian itu diduga dilindungi oknum aparat sehingga berjalan langgeng dan tidak disentuh. Biasanya dulu di Sukaer Laran kegiatan perjudian yang sama dilakukan tetapi sering dibubarkan aparat kepolisian. Sekarang aparat diam saja seolah tak berdaya menghadapi para penjudi,” bilangnya.

“Kuat dugaan kegiatan perjudian itu dilindungi aparat sehingga berjalan langgeng dan tidak mendapat teguran sedikitpun. Kalau kegiatan itu dilarang aparat kepolisian tentu tidak akan ada dalam kegiatan haram itu,” tandasnya. (oni)

Baca Juga :   Ketua DPRD: Kades Harus Kerja 24 Jam
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top