RAGAM

Komisi IV Pertanyakan Puskesmas Manutapen yang Dibangun Tanpa Saluran Limba

KUPANG, Kilastimor.com-Komisi IV DPRD Kota Kupang, mempertanyakan keberadaan Puskesmas Manutapen yang telah diresmikan oleh Wali Kota Kupang, Jonas Salean pada tahun 2015. Pasalnya, Puskesmas itu tidak memiliki saluran pembuangan limba.
Hal terpantau oleh Komisi IV DPRD Kota Kupang, saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Manutapen, Jumat (29/1) lalu.

Livingstone Ratu Kadja

Livingstone Ratu Kadja

Anggota Komisi IV, Theodora Iwalde Taek kepada wartawan di kantor DPRD mengatakan, dalam kunjungan kerja untuk memantau secara langsung pelayana, dan keadaan bangunan, serta kinerja para tenaga medis ditiap Puskesmas yang ada di Kota Kupang. Ternyata masih banyak hal yang perlu dibenahi. Salah satunya di Puskesmas Manutapen yang ditemukan tidak memiliki saluran pembuangan limba.

“Kita ketahui Pusekmas Manutapen merupakan satu-satunya Puskesmas yang peningkatan statusnya lebih cepat yakni dari Puskesmas Pembantu (Pustu) menjadi Puskesmas Rawap Inap. Dan juga Puskesmas Manutapen merupakan Puskesmas berlantai dua kedua di Kota Kupang, namun tidak memiliki saluran pembungan limba,’ katanya.

Untuk itu, Iwalde meminta Dinas Kesehatan membuat saluran pembuangan limba pada ruangan laboratoriumnya.

Terpisah ketua Komisi IV. Livingston Ratu Kadja mengaku, dalam kunujngan kerja komisi ke Puskesmas Manutapen menemukan tidak adanya saluran pembuangan limba. Hal ini tentuknya akan berdampak buruk. Karena limbah medis yang dibuang sembarangan berpengaruh pada kualitas lingkungan dan kesehatan. Dampaknya dapat menimbulkan berbagai penyakit, gangguan bagi para tenaga medis yang bekerja di Puskemas dan warga sekitarnya. (lan)

Baca Juga :   Baru Dua Desa yang Serahkan Laporan Keuangan, Inpektorat Malaka Periksa di Lapangan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top