RAGAM

Kunjungan Presiden Jokowi ke Timor Leste, Dua WNI Ini Dipulangkan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Dua warga Indonesia masing-masing, Sukoco pria asal Malang dan Albertus Klau Seran pria asal Malaka, terpaksa dipulangkan oleh pihak Kepolisian RDTL ke Indonesia.
Alasan pihak Kepolisian Timor Leste kedua WNI tersebut dipulangkan sementara karena akan ada kunjungan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ke Timor Leste, 26 Januari mendatang.
Hal itu disampaikan Sukoco dan Albertus kepada media usai di ruang Kapolsubsektor Mota’ain, Sabtu (23/01/2016).

Pelayanan di Imigrasi Motaain, Belu, NTT.

Pelayanan di Imigrasi Motaain, Belu, NTT.

Sukoco mengaku, dirinya sementara ini berdomisili di Betun, karena sedang bertugas melakukan monitoring di salah satu sekolah di Weoe, Kabupaten Malaka, yang mana mendapat bantuan dana dari Kemenpora dan bantuan dari Australia. “Saya rencana mau berlibur ke Dili. Karena itu, kemarin saya dan Pak Albert masuk ke Dili,” ujar dia.

Kisah Sukoco, dirinya bersama pak Albert tiba di kota Dili tadi malam dan langsung menuju ke tempat penginapan yang terletak Lasidere. Saat tiba di tempat itu, kedua bingung karena sudah malam, tiba-tiba datang dua orang pakaian preman yang mengaku Polisi.

“Mereka datang dan kemudian ambil paspor kami, lalu mengatakan besok pagi akan antar kami kembali ke batas. Alasan mereka kami harus kembali karena RI 1 mau datang ke Dili,” jelas pria Asal Malang itu.

Tambah Albert, dirinya berprofesi sebagai Guru sekolah di Kuluhun Weoe bersama Sukoco hanya ingin berkunjung ke keluarganya yang tinggal di Kota Dili. Akibat hal itu, kedua tidak sempat berkeliling ibukota negara itu, karena polisi telah mengambilkan paspor mereka.

Baca Juga :   Kendalikan Harga, Kapolres Belu, Dandim dan Dinas Perindag Pantau Pasar Baru

Lanjut dia, pagi harinya Polisi Timor Leste menjemput kemudian mengantar ke perbatasan Batugade. Paspor keduanya diberikan ke pihak Imigrasi Timor Leste, selanjutnya diserahkan ke pihak Imigrasi Mota’ain dan dibawa ke Pos Polisi.

“Alasan mereka RI 1 ada mau datang di Dili. Mereka beritahu ke keluarga hal yang sama dan keluarga pun setuju untuk kami dipulangkan. Kami bukan dideportasi tapi disuruh kembali dan dikasih pesan kalau mau ke Dili nanti selesai RI 1 kembali,” sebutnya mengutip keterangan polisi Timor Leste

Kapolsubsektor Mota’ain, Polsek Tastim, Aiptu Clementino Dasilva mengatakan, pihaknya masih menunggu 3 WNI lain yang dikembalikan ke Indonesia. Selain itu juga terdapat 20 WNI yang akan dideportasi pihak Timor Leste.

“Selain keduanya, masih ada lagi tiga WNI lainnya yang dalam perjalanan. Dari Polres sudah datang, setelah semuanya ada kita akan kirim ke Polres untuk di proses lebih lanjut,” ucap Dasilva. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top