EKONOMI

Pantai Mota’ain Ditata Jadi Obyek Wisata Desa Silawan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Upaya Pemerintah Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Belu, NTT, dalam meningkatkan pariwisata terus dilakukan. Dalam tahun 2016, Pemerintah Desa Silawan berencana mengembangkan objek wisata pantai Mota’ain yang terletak di perbatasan Belu dan Timor Leste.
Kepala Desa Silawan Ferdinand Mones menyampaikan hal itu kepada media saat dihubungi, Minggu (24/01/2016).

Pantai Motaain/IST

Pantai Motaain/IST

Menurut Mones, direncanakan pengembangan kawasan wisata Pantai Mota’ain menggunakan anggaran Rp 100 juta yang telah diusulkan melalui RKPDes, yang mana dana tersebut bersumber dari APBN. “Dananya senilai Rp 100 juta untuk pengembangan kawasan wisata pantai Mota’ain,” ujar dia.

Dijelaskan, dana desa yang disiapkan itu akan digunakan untuk membangun berbagai fasilitas pendukung seperti, kamar ganti, MCK, lopo, pagar, lampu penerangan dan fasiltas lainnya. Selain itu juga akan ditata tamannya dengan menanam pohon.

Aku Mones, kawasan wisata Pantai Mota’ain mulai ditata sejak bulan Agustus tahun lalu dan objek wisata pantai Mota’ain langsung menarik simpati masyarakat. Pasalnya banyak warga dari kota yang telah berkunjung ke pantai tersebut.

“Kita sudah tata sama-sama dengan warga Silawan. Warga masing-masing dusun membangun lopo dan sekarang ada 10 unit dan itu milik 10 dusun,” ujar dia.

Lanjut Mones, dirinya melihat ada peluang besar dengan potensi objek wisata yang ada di perbatasan Mota’ain. Kebiasaan warga yang rekreasi di pantai Sukaerlaran dan Pasir Putih selalu mengambil waktu untuk berfoto-foto di pintu batas Mota’ain.

Baca Juga :   Likurai Masuk Istana, Bupati Ajak Masyarakat Belu Nonton Televisi

“Kita baca peluang kedepan. Apabila fasilitas pantai Mota’ain sudah lengkap maka pengunjung akan ramai, selain itu juga bisa menambah pad desa,” kata dia.

“Warga kelompok juga sudah mulai budidaya ikan air tawar, untuk antisipasi apabila ada pengunjung yang ingin makan ikan,” sambung Mones.

Masih menurut Mones, di lokasi Pantai Mota’ain itu juga dalam waktu akan dibangun tambatan perahu sepanjang 150 meter yang akan menggunakan dana dari hasil pesta rakyat tahun lalu.

Tambah Mones, desa Silawan mendapat dana bantuan dari Kementerian Sosial yang diserahkan Menteri Sosial saat berkunjung ke Silawan, Kecamatan Tastim, Kabupaten Belu September tahun lalu. Adapun dana tersebut senilai Rp 50 juta untuk kelompok sanggar budaya yang telah diterima.

“Dana Rp 50 juta untuk sarana lingkungan yang belum terima sampai saat ini dan kami sudah cek ke Dinsosnakertrans tapi belum cair,” pungkas Mones. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top