RAGAM

Pekerjaan Jalan Hotmix di Kota Kupang Terbengkalai

KUPANG, Kilastimor.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang menilai, komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk membangun jalan hotmix di Kota Kupang gagal. Pasalnya, pelaksanaan pekerjaan infrastruktur jalan khususnya hotmix di sejumlah kawasan di Kota Kupang yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kupang hingga kini belum mencapai 100 persen.

Benny Sain

Benny Sain

“Pekerjaan jalan hotmix yang dikerjakan dari 2015 hingga saat ini pekerjaan secara fisik baru pada tingkatan agregat dan lapisan perekat, dan belum dilanjutkan dengan hotmix. Banyak agregat yang sudah terlepas,” kata anggota DPRD Kota Kupang, Adrianus Talli kepada wartawan di kantor DPRD Kota Kupang, Selasa (12/1).

Menurutnya, dengan kondisi pekerjaan yang belum terselesaikan tersebut, akan menjadi pertanyaan di DPRD nantinya. Apakah pekerjaan ini masuk dalam pekerjaan tidak terselesaikan atau jangan sampai dalam pengelolaan keuangan sudah teralisasi 100 persen. Sehingga, akan menjadi persoalan besar dalam perhitungan anggaran.

“Soal pekerjaan jalan hotmix yang belum terselasaikan ini nantinya akan dilihat progresnya, karena kenyataan kondisi fisik lapangan, pekerjaan rata-rata 70 sampai 75 persen belum terselesai. Apalagi, sudah mau memasuki musim hujan jangan sampai tidak dilanjutkan pekerjaannya, karena harus dimulai pekerjaan dari awal,” katanya.

Keterlambatan pekerjaan tersebut, kata Adrianus Talli, harus menjadi perhatian pemerintah, sehingga pemerintah harus bisa menjelaskan secara baik kepada publk seperti apa kelemahan dan kendala yang dihadapi.
”Saya melihat proses tender yang tidak benar, dan pemilihan kontraktor yang tidak benar, walaupun sesuai informasi kontraktor dari luar sangat benar, namun yang dikerjakan orang lokal yang tidak dibekali dengan peralatan dan tidak memiliki AMP, sehingga menjadi pertanyaan proses tender yang tidak menghasilkan kontraktor yang bonafit,” katanya.

Baca Juga :   Porto yang Belum Tertaklukkan

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang, Benny Sain yang ditemui usai rapat bersama Wali Kota Kupang di Balai Kota Kupang mengatakan, berkaitan dengan pekerjaan, ada lima paket yang ditangani Dinas PU Kota Kupang. Untuk paket jalan, terdapat tiga paket yang meliputi Kecamatan Kota Lama, Alak, Obobo, Kota Raja, dan Maulafa, serta ditambah satu paket Kuanfau dan satu paket tembok penahan yang didanai ABT di Nunleu.

“Paket-paket ini sesuai ketentuan yang ada, melampui tahun anggaran dan bisa diperpanjang. Tentunnya dengan konsekuensi dan sanksi-sanksi akan diberikan pada pihak ketiga. Hal ini yang sedang disiapkan untuk ditempuh dengan persetujuan aparat pemeriksaan pemerintah,” katanya. (rif)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top