RAGAM

Pekerjaan Terbengkalai, Warga Oeleta Tutup Jalan

KUPANG, Kilastimor.com-Kinerja pemerintah Kota Kupang, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) mendapat sorotan. Dinas PU dinilai lamban dan kurang peduli dengan lanjut pekerjaan jalan hotmix di jalan Oeleta Raya, Kelurahan Alak, Kota Kupang.

Warga Oeleta kahirnya menutup warga dengan alasan pekerjaan jalan hotmix 2015, hanya pelapisan awal dan pemadatan, sehingga saat ini material urugan berhamburan tak karuan, karena aktivitas kendaraan roda dua maupun roda empat yang melewati ruas jalan itu. Warga merasa terganggu dengan debu.

Inilah kondisi jalan di Oeleta Kupang yang tidak selesai dikerjakan.

Inilah kondisi jalan di Oeleta Kupang yang tidak selesai dikerjakan.

“Kami menutup jalan ini karena warga sangat terganggu dengan debu,karena kontraktor tidak lanjut dengan pekerjaan hotmix. Kami tutup jalan ini menggunakan batu dan kayu, sehingga kendaraan sudah tidak boleh lagi melewati jalan tersebut lagi,” kata salah satu tokoh masyarakat Oeleta, Ferdy Baitanu kepada wartawan, Rabu (20/1).

Ia menuturkan, masyarakat sangat kecewa dengan keberadaan pekerajaan jalan hotmix yang dikerjakan sejak 2015. Hingga saat ini pekerjaan dihotmix belum juga tuntas. Warga sekitar merasa tergangu dengan debu yang berasal dari material jalan.

“Kami tidak akan buka sampai kapan pemerintah melalui Dinas PU Kota Kupang bertemu masyarakat dan menyatakan komitmen untuk kerja lanjut baru dibuka,” katanya.

Terpisah wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Chiristian Baitanu mengatakan, sebelum 31 Desember 2015, DPRD sudah mengingatkan pemerintah. Namun kenyataan pemerintah dalam hal dinas PU tidak siap. Hasilnya seperti yang terjadi lapangan, dimana warga kecewa dan akhirnya menutup jalan.

Baca Juga :   Jeriko Kunjungi Posko FIRMAN di Namosain

Sementara itu Ketua Komisi III, Selly Tokan mengutarakan, berkaitan dengan pekerjaan infrastruktur terlebih khusus jalan di kota ini, banyak yang tidak terselesaikan. Karena proses pekerjaan ini disiliyalir hanya di percayakan kepada beberapa perusahan besar dan akhirnya banyak pekerjaan yang tertunda. (lan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top